Hari terakhir pelaksanaan SEA Games XXVI di Kota Palembang dimanfaatkan para atlet, ofisial, masyarakat umum termasuk wartawan untuk memborong oleh-oleh. Sebagian lain bersantai sambil menunggu penutupan SEA Games pada Selasa (22/11) malam. Mereka utamanya memborong pakaian pernik-pernik SEA Games dan makanan pempek.
Sejumlah pusat perdagangan atau pengusaha industri kecil pembuatan pempek dan makanan khas sejenis lainnya sejak Senin (21/11) hingga Selasa (22/11) ramai didatangi calon pembeli, khususnya dengan sistem paket.
Pada pusat pembuatan dan penjualan aneka makanan khas Mang Din di kawasan Kelurahan 1 Ulu puluhan pegawai sibuk meladeni calon pembeli termasuk memberikan layanan kemasan dalam bentuk satu paket.
Menurut pengusaha industri kecil H Syarifuddin atau yang dikenal dengan Mang Din, mereka sudah menyediakan stok lebih banyak dari hari-hari biasanya, karena untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama berlangsungnya kegiatan SEA Games. "Lumayan selama berlangsung kegiatan pesta olahraga internasional itu, omzet penjualan meningkat sekaligus dapat menambah penghasilan para karyawan,” kata Mang Din.
Sementara itu, warga beramai-ramai membeli baju yang berlogo SEA Games XXVI menjelang upacara penutupan pesta olahraga dua tahunan itu. "Kita membeli baju ini buat kenang-kenangan, karena ada logo SEA Games dan gambar maskot Modo Modi," kata Dika, salah seorang warga setempat. Walaupun dengan penerangan apa adanya warga telaten memilih dan membeli baju tersebut yang harganya mulai Rp 30.000 hingga Rp 85.000 per lembar.
Antara
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




