MANCHESTER—Manchester United mengincar trofi Liga Europa untuk mengobati kekecewaan pasacatersingkirnya mereka dari ajang Liga Champions. Tabungan dua gol dalam laga leg pertama akan membuat perjalanan mereka ke babak 16 besar semakin mudah, jika mereka bermain secara serius.
Laga kesempatan mereka untuk lolos terbuka lebar karena kalah 0-1 pun, United masih bisa lolos ke babak selanjutnya. Sementara itu, De Amsterdammers perlu mencetak tiga gol jika ingin lolos. Padahal, pertandingan Jumat (24/2) dini hari nanti akan digelar di kandang United, Old Trafford.
Pelatih , Frank de Boer dipusingkan dengan kasus cedera pemain menjelang laga tandang kali ini. Terakhir, dia menerima kenyataan pahit tidak akan didukung oleh bek Nicolai Boilesen.
Pemain Denmark berusia 20 tahun itu bermain dalam pertandingan leg pertama di Amsterdam Arena lalu, setelah absen selama lima bulan. Akan tetapi, dia mendadak mengeluhkan rasa sakit di area hamstring, ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Boilesen tidak dipasang ketika Ajax menang 4-1 atas NEC di ajang Eredivisie, akhir pekan lalu. Dikutip Goal dari ANPreports, ternyata pemain yang bisa dipasang di posisi kiri dan tengah pertahanan ini dipastikan harus absen minimal dalam waktu tiga pekan.
Parahnya, Ajax juga sudah harus kehilangan pemain-pemain inti mereka, Gregory van der Wiel, Eyong Enoh, Derk Boerrigter, dan Kolbeinn Sigthorsson, yang juga masih berkutat dengan cedera masing-masing. Sementara Theo Janssen dan Dmitry Bulykin kemungkinan sudah dalam keadaan sehat, namun belum dapat dipastikan siap diturunkan secara penuh atau belum.
Sementara itu, kubu tuan rumah kemungkinan tetap akan menampilkan skuad terkuatnya dalam pertandingan nanti. Ashley Young dan Javier Hernandez kemungkinan akan mengisi starting line-up. Mereka berdua tampil cemerlang dengan mencetak masing-masing satu gol dalam pertandingan sebelumnya.
Striker United, Wayne Rooney, memberikan garansi bahwa timnya akan tetap tampil dengan fokus 100 persen dalam pertandingan nanti. Menurut dia, Setan Merah akan melakukan apa pun untuk meraih trofi yang sebelumnya berlum pernah mereka menangkan itu. “Saya tidak memiliki kekhawatiran bahwa (prestise Liga Eropa sebagai kasta kedua Eropa) ini akan menghalangi niatan kami (untuk meraih gelar juara),” kata dia.
“Tak ada perlunya Anda mengikuti sebuah kompetisi jika tidak ada usaha untuk menang dan manajer mengindikasikan bahwa dia akan mengerahkan kekuatan yang terbaik dalam pertandingan nanti,” katanya.
Niko Fediyanto
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




