Mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur meninggal dunia, Rabu (30/12). Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 18.45 WIB di kamar 116 Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Sejumlah tokoh pun menyampaikan komentarnya terhadap sosok Gus Dur, yang di masa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang mampu merangkul semua pihak, sekaligus pribadi yang nyleneh, misterius, dan ...lucu.
Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Muayyad, Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Dian Nafi:
Dia memiliki daya ingat yang luar biasa. Beliau pun memiliki semangat belajar yang luar biasa. Dan berkat kemauan belajarnya yang tinggi ini, beliau mempunyai referensi dan pengalaman yang luas sehingga tidak terpengaruh sedikit pun oleh pendapat-pendapat miring yang sering ditujukan padanya.
Sejak tahun 1986 hampir setiap tahun kami belajar kepada beliau dan perlu diketahui minat belajar beliau sungguh luar biasa. Dan saat kuliah di UNS saya pernah mengambil mata kuliah Politik Internasional. salah satu yang kita pelajari adalah tentang Eropa Timur, dosen saya menggunakan sebuah buku yang di dalamnya hanya memuat artikel Gus Dur tentang analisis kepemimpinan Uni Soviet di tahun 1984 dan semua analisisnya terbukti benar.
Setiap kali mengisi acara di Solo beliau selalu mencermati tentang sejarah Solo. Beliau selalu memberi arahan sikap untuk menghargai sejarah, Solo sangat sarat akan sejarah. Jika Jombang terkenal dengan kota pesantrennya, Yogyakarta sebagai kota pendidikan, atau Surabaya sebagai kota industri, maka menurut beliau Solo memiliki itu semua. Beliau memandang Solo sebagai salah satu poros pulau Jawa.
Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono:
Kita patut mengakui jasa beliau begitu banyak yang telah diberikan kepada bangsa dan negara. Kita sadar sebagai manusia, almarhum tidak luput dari kekhilafan. Untuk itu sebagai bangsa yang berjiwa besar mari kita ucapkan terima kasih dan memberikan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya untuk negara.
Semoga beliau di tempatkan di sisi Allah sesuai dengan pengorbanan, amal dan jasa beliau. Semoga keluarga almarhum diberikan ketabahan dan kesabaran serta dapat menerima kepergian almarhum dengan ikhlas dan tawakal. Indonesia telah kehilangan salah seorang putra, guru dan bapak terbaik serta negarawan terhormat.
Pemikiran beliau sungguh memberikan inspirasi bagi kita semua baik di negeri ini maupun dunia internasional. Dengan memohon rida Allah, mari kita lepas kepergian almarhum dengan tenang. Selamat jalan Gus Dur semoga engkau tenang di sisi Allah. Terima kasih.
Anggota Wantimpres, Adnan Buyung Nasution:
Gus Dur orang pertama yang mengakui agama Khonghucu. Dia orang yang demokrat. Mantan Presiden ke-4 yang sering disebut guru bangsa ini, merupakan cendekiawan yang paling terkemuka.
Dia bisa menempatkan agama di tempat yang rasional, sehingga bisa mengharmonisasi agama-agama. Kita sangat kehilangan. Gus Dur selama 30 tahun adalah seorang aktivis. Jasanya tidak bisa dilupakan.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Assidiqie: Gus Dur menjadi contoh yang paling baik sekarang ini, karena biasanya dalam sistem demokrasi yang baru tumbuh banyak pemimpin yang takut dengan massa. Padahal, pandangan massa kadang-kadang salah dan perlu diarahkan.
Gus Dur tidak tunduk kepada massa tetapi dia memberi arahan bagi berkembangnya pendapat umum. Dia mempunyai kemampuan luar biasa dalam membangun opini. Gus Dur dapat memberi contoh bagaimana pemimpin membentuk opini publik dan mengarahkan, bukannya takut.
Juru Bicara gedung Putih, Robert Gibbs:
Amerika Serikat bersama dengan warga Indonesia berduka atas meninggalnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Gus Dur merupakan seorang figur penting dalam transisi Indonesia menuju demokrasi. Presiden Wahid akan selalu diingat melalui komitmennya atas prinsip-prinsip demokrasi, kehidupan politik yang inklusif dan toleransi beragama.
Wakil Ketua PWNU DIY, Nizar Ali:
Gus Dur merupakan tokoh besar yang memiliki daya nalar kritis serta konsisten dalam inkonsistensi. Konsisten dalam inkonsistensi. Maknanya sering mengeluarkan kebijakan yang kontroversi namun baru bisa dimaknai atau terbukti nanti jauh ke depan. Misalnya 10 tahun ke depan dan itu dianggap orang kontroversi sebelumnya.
Gus Dur juga seorang demokrat yang selalu membela hak-hak rakyat bawah. Dibanding presiden lainnya, sosoknya dipandang lebih berani. Keputusan menaikkan gaji PNS hingga pemecatan para pejabat tinggi negara merupakan contoh kebijakan yang dinilai memiliki risiko tinggi waktu itu. Gus Dur presiden yang berani, berbeda misalnya dengan Pak SBY yang lebih hati-hati atau bahkan dinilai lamban dalam mengambil kebijakan. (***)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







