SRAGEN—Seorang mantan personel Polres Kulonprogo yang sudah dipecat dari jabatannya, Aris Budiyanto alias Botak (34), diringkus jajaran Polres Sragen, Sabtu (9/1). Tersangka ditangkap karena terlibat sebagai otak aksi pencurian sepeda motor di sejumlah daerah.
Tersangka yang merupakan warga Dukuh Sindu RT 01/RW VI, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, tecatat berpangkat terakhir Bripda.
Selain meringkus tersangka, aparat juga menyita sedikitnya 32 sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan yang dilakukannya selama kurun April hingga Oktober 2009. Hebatnya, aksi kejahatan tersebut dilakukan dan direncanakan sendiri oleh tersangka. Modusnya, tersangka mengambil sepeda motor dengan menggunakan kunci T setelah terlebih dahulu merusak rumah kontak motor yang diincar.
Selain meringkus tersangka, polisi juga mengamankan empat tersangka. Dua di antaranya bertindak sebagai makelar dan dua orang lainnya sebagai penadah. Sementara, satu tersangka lain yakni Sis alias Bedor (30) warga Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Grobogan hingga kini masih masuk DPO (Daftar Pencarian Orang).
32 Lokasi
Dalam pengungkapan kasus pencurian sepeda motor tersebut, polisi sudah berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor berbagai jenis.
Informasi yang dihimpun Joglosemar, 32 tempat kejadian perkara (TKP) sasaran kejahatan tersangka ini terjadi dalam kurun tujuh bulan terakhir. Rinciannya, 22 TKP di wilayah Sragen dan sisanya 10 TKP dilakukan di luar Sragen. Dalam aksinya, komplotan tersebut selalu menggunakan kunci T.
Sedangkan modus operasi yang dilakukan, awalnya kedua tersangka berboncengan sepeda motor dan setelah mendapat sasaran, tersangka Sis yang masih DPO memarkir sepeda motornya di dekat sasaran. Kemudian, tersangka Aris Botak turun mendekati sepeda motor sasaran dan langsung merusak kunci kontak dengan kunci T. Selanjutnya sepeda motor dihidupkan dan langsung dibawa kabur.
Sepeda motor hasul curian itu kemudian diganti plat nomornya dan dijual dengan harga antara Rp 1 juta-Rp 2 juta kepada seseorang yang menjadi penadah.
Kapolres Sragen AKBP Jawari mengatakan, keberhasilan mengungkap jaringan pelaku curanmor ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan anggotanya selama ini. (yok)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







