Rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama ke Indonesia makin dekat, yakni tanggal 22-23 Maret mendatang. Kabar kedatangan Obama ke Tanah Air makin membesar menyusul polemik penolakannya oleh sejumlah elemen masyarakat.
Terlepas dari pro kontra penolakan Obama ke Indonesia, masih ada hal yang lebih besar yang harus menjadi perhatian kita bersama. Yakni, sejauh mana dampak dan manfaat yang dirasakan bangsa Indonesia dari kunjungan Obama tersebut. Seberapa besar pengaruhnya dari sisi ekonomi dan politik atas kedatangan Obama tersebut?
Sebagai salah satu negara adidaya, baik dari sisi ekonomi dan politik di dunia, AS memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan percaturan dunia termasuk dalam hal ekonomi dan politik. Lalu apakah kunjungannya ke Indonesia juga memberikan dampak positif dalam bidang ekonomi dan politik bagi Indonesia? Kita patut menagih manfaat atau dampak apa yang dirasakan dari kunjungan Obama ke Tanah Air tersebut. Kita tentu tak ingin hanya menyambut hangat datangnya tamu tersebut.
Banyak yang meragukan, kunjungan Obama akan berdampak bagi perekonomian di Tanah Air. Banyak alasan yang mendasarinya, di antaranya pasar ekspor ke AS tidak begitu besar dibandingkan negara Eropa maupun Timur Tengah. Dari sisi investasi, meski AS merupakan negara besar dalam bidang ekonomi tetapi investasi di Indonesia hanya menduduki nomor empat setelah Jepang, Eropa, dan negara-negara dari Timur Tengah. Selain itu kedatangan Obama lebih banyak faktor politisnya ketimbang faktor ekonomis sehingga kunjungan ini tidak menyertakan gerbong peluang investasi ke Tanah Air. Investasi dari AS juga lebih banyak pada sektor Migas. Karena itulah, kunjungan Obama ke Tanah Air di bidang investasi tidak akan ada pengaruh yang signifikan.
Lalu, bagaimana dari sisi politik. Justru ini yang masih kita tagih dan harapkan dari kunjungan Obama tersebut. Apalagi, AS masih memiliki pengaruh yang sangat kuat di percaturan politik dunia. Mulai dari persoalan di negara-negara Asia, Eropa dan tentu Timur Tengah. Indonesia bisa memerankan lebih besar lagi dalam percaturan politik dunia dengan pengaruh yang dibawa Obama. Misalnya, Indonesia bisa menagih sikap Obama terhadap kasus sengketa Israel-Palestina, lalu pengaruh AS dalam pola hubungan Australia-Indonesia dan lainnya. (***)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




