Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Majesta, Alternatif Tunggangan Lain

Jumat, 30/10/2009 16:41 WIB - nie/oke

JAKARTA (Joglosemar): Sebelum rencana Kabinet Indonesia Bersatu jilid II bentukan SBY dikabarkan menggunakan Toyota Crown Saloon, kencang berhembus para pembantu presiden ini bakal difasilitasi mobil baru Toyota Crown Majesta.  Walaupun ditengarai berganti, namun tidak ada salahnya menengok  mobil seharga Rp 1,8 miliar ini?
Bila ditarik dari keluarga Toyota Crown, maka sebenarnya sedan tersebut telah ada sejak 1955. Namun Toyota baru menggunakan nama Crown Majesta pada 1991 untuk menghadang BMW Seri 7, Mercedes-Benz S-Class maupun Hyundai Equus.
Dijuluki full-size premium luxury sedan, Majesta generasi teranyar menggunakan teknologi VVT-i elektronik (VVT-iE) untuk meningkatkan performa dan efisiensi bahan bakar mesinnya. Untuk yang 4,6 liter mampu menghasilkan tenaga maksimum 347 ps pada 6.400 rpm dan torsi 460 Nm di 4.100 rpm. Dari sisi kenyamanan, jangan tanyakan pada sedan mewah ini. Seperangkat peranti hiburan, keselamatan, dan panel indikator lainnya berjejalan di kabin Majesta.
Pada setir misalnya, pengemudi bisa mengatur tampilan layar monitor yang menampilkan indikator kinerja mesin, pemakaian bahan bakar, hingga mode Eco Zone yang memungkinkan Majesta lebih ramah lingkungan.
Lantas ada juga perangkat GPS yang menampilkan peta-peta secara interaktif. Hebatnya, perangkat yang juga memaparkan informasi rambu-rambu ini terhubung dengan sistem rem dan akselerasi serta perangkat keselamatan aktif mobil. Sehingga apabila mobil melewati lampu merah, maka otomatis rem akan berfungsi saat pengemudi telat menginjak rem.
Ada pula berbagai perangkat hiburan baik untuk penumpang jok depan maupun baris kedua. Semuanya disajikan secara terpisah agar penumpang belakang yang ingin menikmati hiburan tidak terganggu dengan gerak si sopir.
Apa yang diterapkan Toyota mungkin tepat, karena konsumen yang menggunakan Majesta tentu lebih memilih duduk dibangku penumpang belakang daripada mengemudikan mobilnya sendiri. Karena itulah satu monitor berukuran 9 inci juga disematkan pada sedan mewah ini.
Agar penumpang tetap nyaman selama perjalanan, Toyota menggunakan sistem suspensi udara hidrolik disemua kaki-kaki Majesta. Asiknya, ketinggian dan tingkat kekerasan suspensi udara tersebut bisa diatur melalui tombol-tombol yang ada di panel indikator kabin.
Sekujur bodi juga dibuat lebih mampu meredam suara bising dari luar yang masuk ke dalam kabin. Selain itu struktur body juga dibuat lebih persis untuk menghindar benturan fatal ketika terjadi kecelakaan baik dari samping, depan maupun belakang. Ini belum termasuk 10 airbag yang tersedia di sekujur kabin Majesta.
Image
Menurut Kepala Cabang Nasmoco Toyota Slamet Riyadi, Djendro M, tidak bisa dimungkir faktor image dan gengsi sangat berperan dalam menentukan pilihan mobil. Para menteri yang dianggap menduduki jabatan tinggi dan memiliki status tidak sembarangan, tidak mungkin pula diberi tunggangan yang sembarangan.
“Image itu sangat berpengaruh, mobil kan mencerminkan siapa pemiliknya. Masa iya seorang menteri dikasih Avanza, ya kan nggak pantas. Gengsi dan wibawa itu juga penting,” ujarnya saat dihubungi Joglosemar, Kamis (29/10).
Pendapat sedikit berbeda disampaikan Branch Manager Nissan Jebres Solo, Ngurah Sebudhie Jr Menurutnya, faktor ekonomi kental terasa pada penentuan mobil dinas menteri KIB I. “Wakil presiden terdahulu kan pemilik dealer tertentu, jadi ya seperti diketahui sendiri pilihan mobilnya apa. Tapi kalau untuk menteri yang sekarang saya belum tahu pasti apa pertimbangan utamanya,” jelas Ngurah.
Namun demikian, Ngurah mengakui Toyota Camry yang menjadi mobil dinas menteri KIB I termasuk mobil yang irit bahan bakar. Selain itu purna jualnya pun lebih baik ketimbang Volvo yang menjadi favorit di era Suharto hingga Megawati.
“Tapi kalau dari sisi keamanan jelas lebih bagus Volvo, mobil ini sudah terkenal sebagai mobil paling aman sedunia,” urainya. (nie/oke) 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :