SOLO—Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Arab Universitas Sebelas Maret (UNS) angkatan tahun ajaran mendatang diwajibkan mengampu studi satu semester di Universitas Canal Suez, Kairo. Kebijakan ini dilakukan guna memperdalam kebudayaan dan bahasa Arab di tempat asalnya.
“Kalau mahasiswa sastra Arab bisa belajar tentang Arab di negara yang notabene adalah Arab, maka akan lebih efektif. Kehidupan riil di sana akan dialami oleh mahasiswa dari UNS, sehingga mereka dapat belajar langsung dan hasilnya pasti lebih cepat bisa,” kata Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS, kepada Joglosemar, belum lama ini.
Namun, untuk mahasiswa dari angkatan pertama yang saat ini telah memasuki semester lima, kebijakan itu hanya akan ditawarkan bukan diwajibkan. “Untuk mahasiswa yang sudah semester tiga dan lima, tidak diwajibkan melainkan hanya akan kita tawarkan, agar tidak memberatkan. Untuk angkatan mendatang, baru akan kita sosialisasikan wajib agar ke depannya dapat mempersiapkan,” jelas Ravik.
Untuk biaya ke Kairo, katanya, akan dicarikan beasiswa untuk biaya hidup enam bulan, dengan syarat dan ketentuan yang ada. Namun jika ada mahasiswa yang ingin ke Kairo tanpa beasiswa juga dipersilahkan. “Tujuh semester di UNS dan satu semester di Kairo, Mesir. Untuk tugas akhir bisa dibuat UNS maupun di Universitas Canal Suez,” terang Ravik.
Anisaul Karimah
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




