SURABAYA—Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan hertic atau herbal elektrik yang merupakan lampu penerang ruangan yang juga berfungsi antinyamuk.
“Ada lima fungsi hertic, yakni, penerang ruangan, pengharum ruangan, aroma terapi, pengusir nyamuk, dan elemen interior,” kata salah satu penggagas hertic, Achmad Ferdiansyah, di sela-sela pameran Bulan Unjuk Prestasi yang melibatkan satpam kampus, koperasi mahasiswa, BEM, dan lembaga minat bakat (LBM) di Plasa dr Angka ITS, Selasa (23/4).
Menurut mahasiswa semester VIII Jurusan Teknik Kimia F-MIPA ITS Surabaya itu, harga lampu hertic ciptaannya berkisar Rp 189.000 dengan harga herbalnya senilai Rp 15.000 per kotak.
“Satu kotak berisi tujuh buah herbal yang dibungkus plastik kecil dan bahan herbal itu juga relatif awet karena satu buah herbal untuk dua hari, sehingga bisa untuk 14 hari (setengah bulan),” ujarnya.
Menurutnya, herbal elektrik itu kini diikutkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemdiknas dan sudah mendapatkan dana hibah dari Ditjen Dikti Kemdiknas senilai Rp 7 juta.
“Nantinya akan dievaluasi oleh tim Kemdiknas dan bila dinyatakan lolos akan diikutkan pada PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) di Bali pada Juli mendatang,” tuturnya.
Ia menambahkan, herbal elektrik itu dikerjakan lima orang yakni tiga mahasiswa Teknik Kimia dan dua mahasiswa Teknik Elektro, selama dua hari. “Kami juga sudah menguji di Laboratorium Ergonomi ITS untuk menguji pencahayaan, nyala lampu, dan aroma yang disebarkan,” ujarnya.
Karya mereka juga sudah pernah mendapatkan dua penghargaan yakni The National Best Product of Internative Studentt Technopreneurship dan Natiotechnourship Competition dari Yayasan HM Sampoerna. (ant)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




