SAO PAULO—Sedikitnya 44 orang di negara bagian Rio de Janeiro, Brazil, tewas akibat bencana tanah longsor dan banjir pada Jumat (1/1). Diprediksi korban masih akan bertambah, pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah tersebut.
Hasil evakuasi sementara menyatakan, 22 orang telah ditemukan tewas di sekitar hotel kecil dan beberapa rumah di sekitarnya yang ambruk di pantai pelancongan Angra dos Reis. Pantai tersebut merupakan salah satu tujuan wisata paling eksklusif di Brazil.
Tayangan televisi di Rio de Janeiro memperlihatkan, hotel Shankay dan sejumlah rumah di Angra tertimbun lumpur gunung. ”Beberapa tim penolong yang dibantu oleh helikopter dan perahu Angkatan Laut, sedang berjuang mencapai daerah tempat hotel tersebut ambruk,” kata Pedro Machado, pemimpin regu penolong, kepada stasiun televisi GloboNews.
Musibah tanah longsor dan banjir di Rio de Janeiro, terjadi, setelah hujan deras melanda wilayah tersebut pada Kamis (31/12). Data korban awal semula hanya 19 orang yang tewas, namun belakangan korban terus bertambah. Dinas pertahanan sipil negara setempat menyatakan, ada 40 orang lebih yang terdaftar di hotel tersebut.
”Awak pertolongan memberitahu kami bahwa terlalu banyak lumpur di sana yang, ditambah dengan kenyataan bahwa tempat itu adalah salah daerah dengan akses paling sulit, memaksa mereka memindahkan lumpur yang bertumpuk secara manual, tanpa bantuan peralatan berat,” kata juru bicara pertahanan sipil negara setempat dalam wawancara melalui telepon.
Longsor Lumpur
Negara bagian Rio de Janeiro merupakan negara bagian di Brazil dengan peringkat terpadat nomor tiga di dunia. Rio de Janeiro juga memiliki cadangan minyak terbesar di Brazil dan menjadi tujuan wisata utama. Angra, pulau Ilha Grande dan kota besar lain di pantai seringkali dikunjungi oleh orang asing pada saat seperti sekarang.
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva menawarkan bantuan kepada pemerintah negara bagian Rio melalui kapal patroli Angkatan Laut. ”Bantuan tersebut untuk membantu mempercepat upaya pertolongan,” kata Wakil Gubernur Luiz Fernando Pezao kepada GloboNews.
Hujan lebat juga memicu longsor lumpur di sepanjang jalur jalan raya Rio-Santos. Lalulintas di dekat kota bersejarah Paraty terhenti sementara. (ant)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







