Rabu, 23/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Ljubicic Juarai ATP India Wells

Selasa, 23/03/2010 09:00 WIB - ant

NEW YORK—Petenis Kroasia Ivan Ljubicic memenangi Gelar Masters ke-1000-nya dengan mengalahkan unggulan ketujuh asal Amerika Andy Roddick 7-6 dan 7-6 pada final turnamen ATP Indian Wells, Senin (22/3).
Petenis dengan servis keras itu menghasilkan 20 ace dan 42 winner untuk memastikan kemenangan dalam dua jam tujuh menit di Indian Wells Tennis Garden. Tampil pada final Masters keempatnya, petenis berusia 31 tahun itu memenangi tiebreak pada set kedua 7-5 setelah melepaskan servis winner.
”Ini pekan yang luar biasa,” kata Ljubicic di tepi lapangan setelah memenangi gelar ATP ke-10-nya. Ia memainkan tenis terbaiknya sepanjang kareir di Indian Wells, menyisihkan unggukan kedua Novak Djokovic pada putaran keempat dan unggulan ketiga Rafa Nadal pada semifinal.
Roddick, yang sedang berusaha menjadi petenis Amerika pertama yang menjadi juara di Indian Wells sejak Andre Agassi pada 2001, bermain buruk pada awal pertandingan dan tertinggal 0-40 saat melakukan servis pada game pertama sebelum bangkit.
Sementara petenis Serbia Jelena Jankovic memenangi gelar ke-12 dalam kariernya setelah meraih kemenangan 6-2 dan 6-4 atas unggulan kedua Caroline Wozniacki dari Denmark. Unggulan keenam tersebut, yang bermain gemilang dari baseline, menggenapi kemenangan keempat berturut-turut atas petenis Denmark itu ketika pukulan forehand lawannya untuk mengembalikan servis, terlalu panjang.
”Ini adalah dua pekan yang hebat bagi saya, sungguh luar biasa,” kata Jankovic yang berseri-seri di tepi lapangan. ”Saya sangat gembira dan senang saya mampu memenangi gelar ini.
Petenis berusia 19 tahun Wozniacki, finalis AS Terbuka tahun lalu, diperkirakan akan naik ke peringkat tertingginya sepanjang karier, peringkat dua, ketika rangking dunia diumumkan. ”Jelena memainkan permainan yang bagus. Dia tidak melakukan banyak kesalahan. Saya berusaha untuk mengubah ketika saya melihatnya tidak berhasil tetapi saya melakukan terlalu banyak kesalahan pada poin-poin penting,” kata remaja Denmark itu setelah melakukan total 23 kesalahan sendiri. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :