Rabu, 23/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Lisus Mengamuk, Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 25/03/2010 09:00 WIB - ono

BOYOLALI—Kerugian akibat bencana puting beliung di Kecamatan Ampel kemarin diperkirakan lebih dari ratusan juta. Sementara itu Pemkab Boyolali sudah mengirimkan bantuan tanggap darurat, di antaranya beras sebanyak satu  ton untuk tiga desa yang terserang bencana.
Kepala Badan Kesbangpolinmas Boyolali, Sumantri mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan kerugian secara akurat. Termasuk rumah warga yang roboh serta mengalami rusak berat, Rabu (24/3).
“Sedikitnya empat rumah warga dan dua kandang ayam roboh,” terang dia.
Sumantri mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. Diakuinya memang ada warga yang mengalami luka-luka, namun luka ringan saja. Setelah kejadian bencana, pihaknya langsung melakukan pengecekan pada Senin malam. Sedangkan bantuan satu  ton beras sudah dikirimkan pukul 07.00 WIB, Rabu (24/3).
Senada, Kabid Perlindungan Masyarakat Bakesbangpolinmas Boyolali, Sucipto  mengungkapkan, hasil pendataan kerusakan akibat puting beliung kemarin total 192 rumah warga yang mengalami kerusakan. Empat rumah dan dua kandang ayam roboh, enam rumah rusak berat, dan sisanya hanya rusak ringan.
”Di Desa Gladaksari tiga rumah dan dua kandang ayam roboh serta dua yang rusak berat, sementara di Desa Kaligentong dua rumah rusak berat, terakhir di Desa Tanduk satu rumah roboh dan dua rusak berat,” ungkap dia.
Terluka
Sisanya, termasuk kerusakan ringan yang tersebar di tiga desa tersebut. Meskipun sudah mengantongi data kerusakan, namun Sucipto belum dapat memastikan jumlah kerugian akibat bencana puting beliung kemarin. Hanya saja jika dilihat dari jumlah kerusakan, kerugian diperkirakan  lebih dari ratusan juta rupiah.
Bencana tersebut membuat warga yang mengalami kerusakan shock. Salah satunya Sardi (43), warga Dukuh Pengulon, Desa Gladagsari, rumahnya rata dengan tanah diterjang puting beliung. Beruntung dia dan istri serta tiga anaknya berhasil menyelamatkan diri saat kejadian, sehingga tidak tertimpa bangunan rumah milik H Sarwono yang ditempatinya.
”Sangat mencekam, saat itu saya baru saja salat, langsung saja anak dan istri saya ajak lari keluar sebelum rumah ambruk,” tutur dia.
Camat Ampel, Susilo Hartono mengungkapkan selain kerusakan rumah, satu orang warganya sempat terluka saat kejadian. Korban yakni Jefri, warga Desa Gladagsari. ”Saat ini korban luka sudah dilarikan ke RS PKU Muhammadyah di Singkil,” terang Camat.
Seperti diberitakan, puting beliung kembali memporakporandakan sejumlah desa di Kecamatan Ampel, Selasa (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Padahal Desember tahun lalu, puting beliung juga menyerang Kecamatan Ampel dan menyebabkan kerusakan ratusan rumah. (ono)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :