Rabu, 23/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Lisus Hantam Ratusan Rumah

Selasa, 23/03/2010 09:00 WIB -

KLATEN —Ratusan rumah di tiga Desa di Kecamatan Trucuk mengalami kerusakan akibat dihempas angin lisus, Minggu (21/3) sore. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Setidaknya, tercatat sebanyak 155 rumah warga rusak berat dan ringan. Pantauan Joglosemar di lokasi menunjukkan, sebagian dari ratusan rumah tersebut hingga Senin (22/3) belum dapat ditempati dengan layak.
Sebagian warga bahkan harus mengungsi karena rumah mereka tidak lagi berbentuk. Atap rumah ambruk dengan genting-gentingnya berhamburan. Camat Trucuk, Sutrisno dalam tinjauannya di lokasi mengatakan, peristiwa yang terjadi Minggu (21/3) sekitar pukul 16.30 WIB itu berlangsung cukup singkat, tidak sampai setengah jam lamanya.
Namun dikatakannya, kerusakan  yang ditimbulkan meluas hingga di tiga desa. Kondisi terparah terjadi di Desa Palar dengan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Kebanyakan barang-barang milik warga, berupa mebel dan peralatan elektronik remuk. Selain itu, seluas lima hektare tanaman padi rusak diterjang lisus di Desa Puluhan kecamatan itu.
“Anginnya kencang dan berputar-putar. Disertai pula dengan hujan deras. Warga panik dan tidak berani di dalam rumah. Kerugian mencapai Rp 300 juta,” ujar dia kepada Joglosemar, Senin (22/3).
Diselamatkan
Aliran listrik sempat padam hingga esok harinya. Salah satu warga Desa Palar, Prapto Margiono (66) tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan harta bendanya dari amukan badai. Padahal, mobil yang dikandangkannya di garasi juga remuk di bagian depan tertimpa atap. Keadaan ini diakuinya sempat membuat warga sekitar mengalami trauma.
Terhadap bencana itu, ratusan aparat TNI dan Polri di Klaten diperbantukan untuk membersihkan sisa-sisa kerusakan dan membenahi rumah warga. Kegiatan itu dipimpin Kapolres Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa bersama Dandim 0723/Klaten, Letkol (Inft) Gathot Tridoyo. “Ada 75 personel TNI yang dikerahkan bergotong-royong,” kata Dandim.
Bencana itu tampaknya membuat Kapolda Jateng, Irjen Pol Alex Bambang Riatmojo turun tangan. Pihaknya memberikan bantuan secara langsung 10.000 genteng  ke lokasi bencana. Kapolda menyambut baik dengan kegiatan gotong-royong tersebut.
“Peran serta dari semua elemen masyarakat, baik pemerintah, Polri dan TNI membantu meringankan beban korban bencana,” ujarnya singkat. (lim)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :