Rabu, 23/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Lho, Ratu Inggris Mengemis

Selasa, 09/08/2011 23:20 WIB - Okezone

Apa jadinya kalau kita melihat Ratu Inggris duduk di pinggir jalan dengan tampilan yang lusuh seraya mengemis? Mengagetkan? Jelas.
Itulah yang dialami warga yang tinggal di pusat kota Birmingham. Mereka dikejutkan dengan adanya sesosok wanita berpenampilan lusuh dengan wajah mirip Ratu Elizabeth II di pinggir jalan, seraya meminta bantuan. Ada sebuah koper besar yang di sampingnya dalam keadaan terbuka.
Namun, ternyata wanita tersebut hanyalah sebuah patung yang dibuat tampak hidup oleh Edgar Askelovic (23).
Edgar adalah seorang pemuda Lithuania, Eropa, yang baru saja lulus dari Fakultas Seni Universitas Birmingham. Dia pindah ke Inggris sejak dua tahun yang lalu dalam rangka mengikuti program pertukaran pelajar. Namun dia memilih untuk menetap di Inggris, karena merasa lebih bebas berkreasi dibandingkan di tempat asalnya.
Patung Ratu Elizabeth II yang menghebohkan tersebut adalah patung pertama yang dibuat oleh Edgar. Edgar sengaja meletakkan patung tersebut sebagai bentuk kritik terhadap situasi perekonomian di Inggris.
“Sang Ratu adalah simbol dari Inggris. Saya mencoba mengatakan bahwa saya orang Inggris dan saya dapat bergurau seperti ini,” ujar Edgar seperti dikutip Dailymail, Selasa (9/8).
Tidak disangka oleh Edgar sebelumnya, patung Ratu yang dia buat dapat memberikan keuntungan tersendiri untuknya. Mengapa? Karena banyak orang yang menyangka patung tersebut adalah seorang pengemis sungguhan, sehingga banyak yang melemparkan uang ke dalam kopernya.
“Patung ini dapat menghasilkan uang rata-rata 6 Poundsterling setiap setengah jam, sedangkan saya hanya dapat 5,85 Poundsterling dalam satu jam jika sedang part-time di sebuah pub,” ungkap Edgar.

Okezone

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :