Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Lezatnya Menikmati Durian Setiap Saat

Sabtu, 28/11/2009 11:00 WIB - Rachmadhani Fitriastuti

Bagi Anda para pencinta buah durian cobalah kunjungi kedai Duren Duren. Kedai yang baru buka tanggal 1 November lalu, menyediakan berbagai olahan panganan yang terbuat dari durian.
Maria Irena, pemilik Duren Duren, mengaku ide awal membuka kedainya ini karena dia melihat belum ada satu pun restoran atau rumah makan yang mengkhususkan menu pada olahan buah durian.
“Awalnya berpikir kayaknya unik juga buat berbagai makanan dari olahan durian. Dan saya lihat di Solo ini belum ada, makanya lalu kita putuskan untuk membuka Duren Duren,” ujar Maria pada Joglosemar.
Ada beberapa menu khas yang dapat anda nikmati di kedai yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 222. Salah satunya adalah Duren Double Chocolate. Menu yang satu ini tentu saja sangat cocok dinikmati bagi penyukai rasa cokelat. Duren Double Chocolate terbuat dari durian segar, dipadukan dengan es krim cokelat serta susu cokelat, dan ditambah dengan irisan cokelat. Tak ketinggalan beberapa potong es batu ikut ditambahkan dalam menu yang satu ini.
Kalau anti terhadap cokelat, jangan khawatir ada Vanilla Montong Duren yang bisa dicoba. Menu yang satu ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Duren, hanya saja es krim yang digunakan adalah es krim vanilla dan tanpa irisan cokelat di dalamnya.
Tapi tidak menyukai menu-menu yang cenderung memiliki rasa “kebarat-baratan,” maka anda bisa menjadikan Jawa Duren sebagai pilihan. Sebagai bentuk inovasi dari es dawet, Jawa Duren hadir dengan menawarkan rasa tradisional. Terbuat dari durian segar, disajikan dengan es cendol, karamel, dan susu cokelat, serta tak ketinggalan kuah santan yang semakin memberikan cita rasa gurih dan njawani.
Aneka Kudapan
Selain menu-menu khas ini, di kedai yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, ada pula Jus Duren. Cukup merogoh kocek Rp 12.000 anda sudah bisa merasakan lezatnya jus yang 100 persen terbuat dari daging buah durian.
Tidak hanya menu minuman, kedai yang memiliki slogan Tiap Hari Pesta Duren ini juga menyediakan berbagai kudapan yang terbuat dari durian. Di antaranya adalah sus duren, nastar duren dan dadar duren. Dan yang cukup menarik adalah Lampok, yaitu dodol duren asli khas daerah Bengkulu.
“Untuk Lampok kita datangkan langsung dari Bengkulu, agar kekhasan rasanya tetap terjaga. Dari berbagai snack ini tidak ada yang menjadi favorit pembeli, penjualannya hampir rata untuk semua jenis,” ujar Maria.
Di luar menu-menu ini, masih ada satu lagi yang menjadi andalan Duren Duren dan menjadi yang paling banyak dipesan, Belah Duren. Eits, jangan berpikir macam-macam dulu, ”Belah Duren” di sini hanyalah sebuah nama menu. Dengan memesan Belah Duren Anda bisa merasakan kelezatan buah durian tanpa campuran apa pun atau melalui proses olahan macam-macam.
“Biasanya yang memesan Belah Duren untuk dimakan bareng-bareng. Beli satu buah durian, dibelah, lalu dimakan bersama-sama di sini. Belah Duren memang menjadi menu yang paling banyak dipesan, mungkin karena orang lebih suka dan puas makan durian tanpa diberi campuran apa-apa,” terang ibu tiga anak ini.
Maria memastikan jika menu durian ini bisa dinikmati penggemarnya setiap saat. Tidak hanya sebatas pada musimnya saja. “Di Thailand durian montong itu sudah dibudidayakan jadi setiap hari pasti ada, beda dengan durian ini yang adanya pas musimnya saja. Maka dari itu slogan kita ‘Pesta Duren setiap Hari,’ karena setiap hari memang selalu ada durian,” terang wanita berusia 31 tahun ini. (Rachmadhani Fitriastuti)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :