Selama ini menu-menu hotel berbintang selalu terkenal dengan sesuatu yang memiliki tampilan mewah dan bercita rasa tinggi. Tak jarang bahan-bahannya pun didatangkan khusus dari luar negeri. Jika rasa dan kualitas sudah tidak perlu dipertanyakan lagi lalu bagaimanakah dengan kesehatannya?
Pastry Chef Lorin Business Resort & Spa, Fuuzi menjawabnya. Menurutnya semua makanan yang disajikan adalah sehat tapi memang belum tentu menyehatkan. “Semua makanan itu pasti sehat yang berarti layak dikonsumsi, hanya saja tidak semuanya menyehatkan bagi tubuh,” jelas Fuuzi.
Menjawab kebutuhan akan makanan menyehatkan ini, Lorin sebagai salah satu hotel berbintang lima di Kota Solo kemudian meluncurkan healthy food. Makanan menyehatkan ini sudah bisa dinikmati para tamu hotel sejak dua bulan terakhir.
Healthy food ini pun tidak dibuat tanggung-tanggung. Fuuzi membuatnya lengkap dalam satu menu utuh, mulai dari makanan pembuka (appetizer), hidangan utama (main course), pencuci mulut (dessert), hingga minumannya.
Sebagai appetizer hadir Masculin Salad Avocado Dressing. Makanan pembuka ini berupa salad buah yang terdiri dari anggur, stroberi, nanas, melon, kiwi, dan pepaya, ditambah dengan cottage cheese dan saus alpukat.
Menurut Fuuzi salad segar ini sangat baik untuk kulit dan rendah karbohidrat. “Masculin Salad ini bagus buat perempuan-perempuan yang sangat memperhatikan keindahan kulit. Ini juga cocok dikonsumsi mereka-mereka yang sedang diet karena kandungan karbohidratnya sangat rendah,” ujarnya.
Setelah puas mencicipi makanan pembuka, hidangan utama telah menanti. Untuk main course disediakan tiga pilihan menu, yang pertama adalah Tumeric Tuna & Brocolli Fried Rice. Seperti yang tersirat pada namanya, makanan yang satu ini berupa nasi goreng yang disajikan dengan sayur brokoli dan sate bakso tuna. Brokoli dan ikan tuna sengaja dipilih karena mengandung nilai gizi dan protein yang tinggi.
Sedangkan untuk pilihan kedua ada Papaya & Turi Flower with Salmon. Meskipun namanya menggunakan bahasa Inggris, tapi bahan-bahan yang ada di dalamnya asli lokal Indonesia. Sayur tumis ini terdiri dari bunga pepaya, bunga turi dan ikan salmon.
Bagi masyarakat kita mungkin masih sedikit aneh dengan dijadikannya bunga pepaya dan bunga turi sebagai sayuran. Tapi dengan cara pengolahan yang tepat, kedua jenis makanan ini bisa menjadi sesuatu yang enak dinikmati tanpa ada rasa pahit sedikit pun. Apalagi ditambah dengan irisan daging ikan salmon menambah lezat saja rasanya. Menu ini disajikan bersama dengan nasi bakar.
“Bunga pepaya ini sangat baik untuk kekebalan tubuh sedangkan bunga turinya bagus untuk ibu yang sedang menyusui karena bisa memperlancar keluarnya ASI,” jelas Fuuzi
Manis
Jika Anda masih tidak sreg dengan kedua menu ini masih ada satu pilihan lagi, Banana Heart with Decied Beef. Menu yang sebenarnya sayur lodeh ini terbuat dari jantung pisang. Bagian dari pisang ini, dipilih karena berkhasiat untuk menurunkan kolesterol. Dan meskipun dalam nama menu disebutkan deiced beef (irisan daging), tapi ini hanyalah sebagai alternatif jika menginginkan ada aroma daging. “Untuk menu-menu healthy food kita utamakan yang rendah kolesterol, sedangkan untuk beef dalam menu ini sekedar tambahan untuk aroma, kalau tidak dipakai pun tidak masalah malah lebih baik,” terangnya.
Banana Heart with Deiced Beef disajikan dengan sepiring nasi putih lengkap dengan dua potong tempe goreng kering. “Yang kita tonjolkan juga adalah tempe gorengnya. Karena ini terbuat dari kacang-kacangan yang kaya protein dan vitamin,” lanjutnya.
Rampung melahap hidangan utama, menu pencuci mulut sudah menanti. Ada Strawberry and Red Pepper Sorbet yang siap dinikmati. Sorbet ini terdiri dari potongan-potongan buah strawbery dengan es krim paprika. Mendengar kata paprika pasti Anda sudah membayangkan kalau es krim ini memiliki rasa pedas.
Namun kenyataannya tidak begitu adanya, rasa manislah yang akan anda temukan ketika mencicipi es krim ini. Buah paprika merah dibungkus dengan aluminium foil kemudian dipanggang. Setelah itu paprika diambil bagian hatinya untuk dihaluskan dan dijadikan es krim atau dressing-nya, tidak lupa ditambah dengan madu untuk menghilangkan rasa pedas.
“Dalam paprika terkandung banyak zat antioksidan, ini bagus untuk mencegah penuaan dini dan mengatasi gangguan pernafasan. Dan meskipun terbuat dari paprika dressing tidak ada rasa pedas sedikit pun, apalgi dimakan dengan starwbery yang rasa manis dan asamnya cukup dominan,” jelas Fuuzi. (Rachmadhani Fitriastuti)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







