Kendati sering berkumpul di wedangan, tetapi komunikasi antaranggota paling intens dilakukan di dunia maya. Dengan memanfaatkan Facebook, komunitas ini membentuk grup yang memungkinkan anggotanya leluasa melakukan berbagai pembahasan.
Anggotanya pun terus bertambah seiring dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan jejaring sosial ini. “Perkembangan teknologi sekarang memang memudahkan kita untuk berinteraksi dengan siapapun termasuk di KM Community. Jadi ya kita manfaatkan saja, lagi pula ini menyenangkan dan memudahkan kita untuk berinteraksi perihal apapun,” kata Pembina KM Community, Ade Wahyu Wulandari, kepada Joglosemar, Kamis (23/2), di Kampus Politeknik Indonusa.
Diakui perempuan yang akrab disapa Miss Dee ini, jejaring Facebook telah memiliki banyak peran dalam kelancaran komunikasi antaranggota KM Community. Akses informasi tentang lowongan kerja atau informasi apapun bisa menyebar dengan cepat. Ini juga bagian dari penyesuaian pada life style alumni maupun mahasiswa yang begitu familier dengan Facebook.
Komunikasi yang terbangun selama ini, kata dia, tak hanya berkutat pada jejaring maupun informasi terkait komunikasi massa. Namun berbagai hal yang dianggap penting untuk dikomunikasikan, seperti iklan kegiatan sosial, diskusi berbagai isu terhangat dan banyak pembahasan lainnya dapat dilakukan di dinding grup Facebook. “nickname Facebook kita adalah KM Community-Mahasiswa&Alumni. Bisa diakses semua alumni dan kita sering ngadain diskusi pula disitu,” imbuh Miss Dee.
Anisaul Karimah
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




