Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Lebaran, Secercah Harapan Mobil Second

Kamis, 09/09/2010 09:00 WIB - Kiki Dian Sunarwati

Mobil memang menjadi salah satu sarana transportasi untuk mudik yang paling banyak dipilih. Pasalnya selain lebih memberikan kenyamanan privacy dan juga keamanan, mobil akan bisa mengangkut penumpang yang agak banyak. Pun keluarga besar yang sama-sama mempunyai satu tujuan nantinya.
Namun, jangan salah dulu, mudik gaya dan aman tidak musti hanya bisa dilakukan dengan mobil baru saja. Meskipun kadang di satu sisi mobil baru menjadi sebuah perlambangan prestise dan kesuksesan mereka di rantau atau daerah yang baru, dan kemudian dipamerkan ketika bersilaturahmi tersebut.
Nah, dalam hal ini, mudik gaya pun sesungguhnya bisa dilakukan dengan mempergunakan mobil second, namun tentunya harus dibarengi dengan sejumlah persiapan dan juga penampilan yang berbeda dari biasanya.
“Mudik dengan mobil second itu tidak masalah sama sekali, tidak apa-apa. Apalagi selama ini 95 persen mobil second itu  sering dipergunakan untuk mudik, dengan jarak yang jauh-jauh. Namun harus diperhatikan dan dilakukan pengecekan pada komponen-komponen vital mobil tersebut,” jelas Koordinator Bursa Mobil Bekas Sriwedari, Didik Hardianto, Rabu (8/9).
Berpengaruh
Tingginya penggunaan mobil second tersebut imbuh Ardi, sapaan akrab Didik Hardianto, tentulah berdampak signifikan pada penjualan mobil second pula. Bila dibandingkan pada tahun lalu, penjualan mobil second tahun ini cenderung meningkat lebih tinggi beberapa persen. “Namun sampai sekarang persentasenya berapa belum bisa diketahui. Yang jelas ada kenaikan penjualan,” ujarnya.
Ramainya penjualan mobil second tersebut, khususnya untuk mudik ini, memang tak bisa dilepaskan dari kebutuhan konsumen untuk memilih mobil yang bisa memuat banyak orang (passenger), dengan jenis minibus. Dan didominasi masih produk dari Jepang seperti Avanza, Espass, Kijang, dan Xenia.
“Yang dicari kebanyakan keluaran tahun 1996 hingga 2000, harganya kalau Avanza masih di atas Rp 120 juta, dan Xenia di atas Rp 100 juta, namun itu pun tergantung tipe. Selama ini yang membeli mobil second untuk mudik juga ini tak hanya dari eks-Karesidenan Surakarta namun juga dari Semarang, Purwodadi, Madiun, dan Ngawi,” jelasnya.
Sementara itu menurut Agus Santosa, owner showroom Agus Motor jalan Radjiman, pembelian mobil second jelang Lebaran ini justru cenderung sepi. Berbeda pada sebulan sebelumnya, di mana penjualan mobil second bisa meningkat hingga 150 persen dibandingkan hari biasa.
“Sekarang ini malah turun bisa sampai 25 persen dibandingkan hari biasa, padahal sebelum Ramadan lalu, penjualan bisa meningkat hingga 150 persen. Sehari kalau biasanya hanya laku 10 unit, bisa lantas menjadi 15 unit,” paparnya.
Penurunan minat atau penjualan mobil second mendekati Lebaran ini imbuh Agus, tak lepas dari perlunya waktu yang tepat alias jangan tergesa-gesa ketika hendak membeli mobil second. Alhasil sebulan sebelum Lebaran tersebut biasanya konsumen sudah membeli. Selain itu maraknya rental mobil pada akhirnya menjadi sebuah faktor yang berpengaruh pada penjualan mobil second. Sebab banyak juga yang akhirnya memilih mobil rentalan tersebut untuk mudik, tentunya dibarengi dengan anggaran yang lumayan besar.
“Mobil passenger masih mendominasi penjualan pada mobil second, Pembelian antara cash dan kreditnya juga seimbang 50 : 50,” tandasnya.
Kendati saat ini, penurunan penjualan mobil second sangat terasa, namun Agus memprediksi setelah Lebaran mendatang justru penjualan mobil second akan sumringah kembali. (Kiki Dian Sunarwati)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :