BANJARSARI—Mendekati hari pemungutan suara Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) 2010 pada 26 April mendatang, KPU Kota Surakarta segera melakukan lelang untuk pengadaan logistik Pemilu. Lelang pertama akan dilakukan Jumat (12/3), untuk pengadaan surat suara.
Pengadaan logistik Pemilu saat ini masih dalam tahap unwiszing atau pemaparan proyek oleh KPU kepada para calon peserta lelang. “Untuk pengadaan logistik saat ini masih tahap unwiszing,” tutur Pejabat Pembuat Komitmen, Arif Darmawan, Rabu (10/3).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, saat ini sudah ada 17 calon rekanan lelang khusus untuk pengadaan surat suara. Terkait mekanisme pemberian suara yang berubah, kembali ke sistem coblos, maka surat suara akan dicetak dua muka. “Hal tersebut untuk menghindari terjadinya pencoblosan ganda. Karena, kertas suara nantinya akan dilipat. Dikhawatirkan, jika pencoblosan mengenai gambar calon pasangan lain,” terangnya.
Surat suara yang akan dicetak sebanyak jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yaitu 393.456 pemilih, ditambah dengan 2,5 persen suara, serta 1.000 lembar surat suara khusus, jika terjadi pengulangan atau kesalahan. Nilai proyek lelang sendiri sebesar Rp 124.222 juta.
Selain surat suara, jenis logistik lain yang akan dilakukan lelang adalah perlengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS), formulir, serta kartu pemilih. Proses lelang diharapkan selesai secepatnya, agar logistik dapat didistribusikan sesuai jadwal. Pendistribusian surat suara serta kelengkapan administrasi dari KPU ke penyelenggara di bawahnya, dijadwalkan 20 hingga 21 April mendatang. (ris)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







