Rabu, 23/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

KPS Siapkan Tim Pengacara

Rabu, 17/03/2010 09:00 WIB - cka/pin

solo—Setelah melaporkan Pifik Muchtar ke Poltabes, sejumlah kader Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) mengaku tengah menggalang dukungan terkait langkah mereka. Sementara itu Koalisi Peduli Solo (KPS) menyatakan mempersiapkan tim pengacara untuk membela kasus hukum yang menimpa calon walikota mereka.
Jajaran Pengurus Pimpinan Kolektif Kota (PKK) PDP, Joko Suryadi kepada Joglosemar, Selasa (16/3) menegaskan, pascalaporan yang dilakukannya ke Poltabes pekan lalu, belum ada tindak lanjut atas laporan itu. “Tidak tahu kenapa kok sepertinya masih adem ayem. Belum ada pemanggilan untuk pemeriksaan saksi. Untuk sementara kami hanya menunggu. Nanti terpaksanya saya akan kembali ke Poltabes untuk menanyakan kelanjutan laporan ini,” papar dia.
Diungkapkan, sembari menunggu, Joko mengatakan, jika saat ini tengah digalang dukungan ke sejumlah kader PDP hingga di tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah ini dilakukan sehubungan dengan kekecewaan terhadap munculnya SK baru yang dipegang Pifik Muchtar.

Sebab menurut dia, hal ini dinilai tidak sesuai dengan mekanisme yang ada di PDP.
“Untuk PDP kami tidak mengenal recall, tetapi rolling. Keberadaan pimpinan sifatnya kolektif kolegial. Jadi semisal ada satu yang dirasa sudah tidak mampu, maka akan dilakukan pembicaraan dulu. Persis jika dibilang harusnya ada rembukan dulu,” terang Joko. Selanjutnya, hasil penggalangan dukungan ini dikirim ke PK Provinsi dan PK Nasional untuk mendapatkan tanggapan. Diungkapkan, nantinya dalam surat akan dipertanyakan, apakah proses turunnya SK telah sesuai dengan mekanisme partai.
Terpisah, Koordinator Koalisi Peduli Solo (KPS), Bekti Pribadi kepada Joglosemar kemarin mengatakan, pihaknya tidak ingin terpengaruh dengan permasalahan, yang melingkupi tubuh PDP. Ditegaskan, sejauh ini keberadaan KPS masih utuh dan solid dengan 14 Parpol pendukung. “Kami menilai ini masalah internal dari PDP, jadi tidak pas jika kami turut campur. Namun demikian kami optimis KPS tetap solid, karena SK yang dipegang Pak Pifik itu asli dan dikeluarkan langsung dari pusat,” jelas dia.
Meski secara politik dinilai sebagai permasalahan internal, tetapi secara hukum, KPS mengaku siap mem-back up kubu Pifik Muchtar. Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan ke Poltabes yang dilakukan beberapa kader PDP terhadap Pifik Muchtar. Bekti mengaku, saat ini KPS menyiapkan tim pengacara untuk meng-cover permasalahan hukum yang tengah dihadapi calon walikota dari KPS itu.
Sementara itu, Pifik Muchtar saat dihubungi untuk dimintai keterangan, telepon genggamnya tidak diangkat. Demikian juga Djodi Asmoro yang bertindak sebagai Sekretaris PDP kepengurusan baru.
Di sisi lain, Tim Sukses Pifik-Swatinawati (Fi-Na) kini tengah mengandalkan kinerja tim nonpartai yang merangkul semua elemen, termasuk pemuda dan kelompok perempuan.
Bekti Pribadi, Koordinator KPS, mengatakan, bahwa tim sukses Fi-Na akan membentuk tim sukses nonpartai. Sasaran dari tim sukses nonpartai adalah seluruh elemen pemuda serta beberapa organisasi perempuan di Kota Solo. Pembentukan tim sukses ini akan dimulai dari tingkat RT, RW, hingga kader-kader PKK.
“Kita akan membentuk tim sukses nonpartai yang meliputi elemen masyarakat, kepemudaan, serta peranan wanita. Untuk pemuda, sasaran kita adalah pemilih pemula, karena mereka memiliki potensi yang besar pada Pilkada nanti. Sementara untuk perempuan, sasaran kita adalah organisasi-organisasi yang bergerak di bidang perempuan. Karena Fi-Na kan pasangan antara pemuda dan wanita,” terangnya saat dihubungi Joglosemar, Senin (15/3). (cka/pin)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :