Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Korban Ditembak, Perampok Gasak Rp 199 Juta

Sabtu, 31/10/2009 22:15 WIB - (\apl/dtc

SOLO (Joglosemar): Perampokan bersenjata api, kembali beraksi di Solo. Kimun SE (28), warga Semanggi RT 1/RW 7, Pasar Kliwon, menjadi korban penembakan.
Korban terluka, saat ingin mempertahankan uang gaji PT Karsa Bayu Perkasa. Korban yang tertembak di tengkuk (leher bagian belakang) itu langsung dilarikan ke RS Islam Kustati.
Aksi kejahatan yang terjadi Jumat (30/10) siang itu cukup mengagetkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, di Jalan Brigjend Sudiarto No 34 (depan SMK 3). 
Informasi diperoleh Joglosemar di lokasi kejadian menyebutkan, sekitar pukul 14.00 WIB, Kimun, karyawan PT Karsa Bayu Perkasa mengambil uang gaji pegawai di Bank BNI Gladag, sebesar Rp 393 juta. Korban saat itu sendirian mengendarai Toyata Avanza warna Silver  AD 9201 JB. Kemudian korban mentransfer sebagian uang senilai Rp 194 juta, ke rekening perusahaan. Sisanya senilai Rp 199 juta dimasukkan ke tas.  Tas berisi uang disimpannya di bawah jok depan sebelah kiri.
Usai bertransaksi, korban langsung meninggalkan bank BNI. Tanpa curiga, korban ternyata dibuntuti dua orang pengendara sepeda motor Suzuki Shogun, saat mobil yang dikendarainya berada di sekitar Alun-alun Kidul. Kedua orang itu  memberitahu, bila ban belakang mobilnya kempes. Saat korban berhenti di tambal ban, dua pelaku lain datang. Tanpa disangka, korban langsung ditembak oleh salah satu pelaku. Beruntung korban lolos dari maut, dan hanya terluka pada bagian tengkuknya.
”Ada dua orang yang memberitahu bahwa ban mobilnya kempes, tetapi korban tidak langsung berhenti,” tutur Yuniarto (55), Direktur Keuangan PT  Karsa Bayu Perkasa, menirukan keterangan korban kepada wartawan.
Saat korban berhenti di Jalan Brigjend Sudiarto, depan SMK 3, tiba-tiba dari samping kiri muncul dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixtion. Salah satu pelaku turun dan menembak kaca pintu depan, hingga mengenai leher korban.
Setelah itu, pelaku berusaha mengambil uang yang diletakkan di bawah jok. Mengetahui hal itu, korban berusaha mempertahankan uang perusahaan tersebut. Sehingga terjadi saling rebut antara pelaku dengan korban. Karena terluka, korban tidak berhasil mempertahankan uang perusahaan, dan kedua pelaku berhasil kabur ke arah selatan.
Kapolsek Serengan, Solo, AKP Edi Wibowo, membenarkan terjadinya peristiwa perampokan tersebut. Edi mengaku pihaknya masih menyelidiki dan mengejar pelaku.  (apl/dtc)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :