BOYOLALI—Selain kesehatan fisik, para pasangan bakal calon (Balon) bupati-wakil bupati juga akan menjalani tes mental kejiwaan. Sementara itu pemeriksaan kesehatan para Balon dianggarkan biaya Rp 3 juta per paket. Pelaksanaan pemeriksaan medis para Balon sendiri dijadwalkan Rabu (10/3) hingga Jumat (12/3).
Sedangkan untuk Rabu (10/3), pasangan Balon menurut Sekretaris KPUD Boyolali, Untung Raharjo, akan menerima penjelasan terkait pelaksanaan dan tata cara pemeriksaan kesehatan. “Hari ini pasangan Balon akan menerima penjelasan, sedangkan pemeriksaan kesehatan akan dilakukan besok,” terang Untung.
Dr Andarwati, Direktur RSU Panda Arang mengungkapkan, terkait pelaksanaan tes kesehatan, pihaknya sudah menyiapkan tim medis yang terdiri dari dokter penyakit dalam, bedah, mata, syaraf, gigi, serta THT (telinga, hidung dan tenggorokan).
Selain itu pihaknya juga sudah menyiapkan dokter patologi klinis dan radiologi. Sedangkan untuk pemeriksaan mental para Balon, pihaknya juga sudah menyiapkan dokter psikiatri ahli jiwa maupun psikolog. “Tim medis yang kami siapkan sesuai dengan ketentuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI),” terang Andarwati.
Selama pemeriksaan nanti, Andarwati menambahkan, masing-masing Balon akan didampingi oleh petugas, baik dari rumah sakit atau Puskesmas. Sehingga jika ada lima pasang Balon yang mendaftar, maka pihaknya sudah menyiapkan 10 orang tenaga medis untuk mendampingi selama pemeriksaan.
Untung menambahkan, untuk pemeriksaan kesehatan pasangan Balon ini, pihaknya sudah menganggarkan biaya Rp 3 juta per paket pasangan. Biaya tersebut diambilkan dari APBD melalui anggaran Pilkada. “Sehingga pasangan Balon itu tidak ditarik biaya untuk pelaksanaan medical check up,” imbuh Untung. (ono)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







