Pasti senang rasanya, kecil-kecil sudah jago main karate. Sehingga kalau ada apa-apa di jalan maka bisa membela diri kita dengan ilmu karate yang kita kuasai. Di antara adik-adik ada yang tertarik untuk belajar karate? Kalau adik-adik ada yang berminat, bisa kok belajar bersama dengan teman kita yang satu ini.
Dea, begitulah nama sapaan Fadilla Ananda Faried. Siswa kelas lima Sekolah Dasar (SD) Al Azhar Syifa Budi Solo ini merupakan satu di antara teman kita yang jago karate. Sejak kelas dua SD, Dea mulai tertarik dengan karate khususnya inkai. Ketika ada ekstrakurikuler karate di sekolah, Dea selalu mengikuti dan jarang sekali absen.
“Tidak tahu kenapa saya itu langsung tertarik dengan inkai. Padahal orangtua juga tidak menyuruh saya untuk masuk inkai,” ucap putri kedua dari pasangan Faried Arifin dan Syukriyah Badres saat ditemui Joglosemar di sekolahannya.
Bahkan supaya lebih menguasai inkai, dara kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1999 ini juga menyembapkan latihan di Manahan rutin tiga seminggu. Dengan latihan di luar tersebut, membuat Dea memiliki banyak teman-teman. “Dari latihan tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman serta saya bisa mengenal atlet-atlet inkai dari berbagai sekolah,” tutur gadis cilik yang memiliki cita-cita ingin menjadi atlit tersebut.
Meski Dea ini rajin latihan inkai, namun dirinya tetap berprestasi di bangku sekolah. Orangtua Dea selalu mengingatkan Dea supaya bisa mengatur waktu antara latihan inkai dengan belajar. “Mama dan Papa selalu mengingatkan saya untuk belajar yang rajin. Lalu ketika belajar pun selalu ditemani supaya tidak ngantuk,” ucapnya.
Berkat keuletannya, penyuka kartun Doraemon ini ketika mengikuti pertandingan inkai pun tidak mengecewakan. Dea sempat meraih Juara 3 kata perorangan putri dan Juara 3 Komite Perorangan Tingkat SD pada Kejuaraan Daerah Inkai se-Jawa Tengah di GOR Manahan Solo pada bulan Desember 2009 kemarin. “Senang, karena saya bisa berprestasi,” celoteh gadis berjilbab tersebut. (dui)
Kecil-Kecil Jago Karate
Minggu, 21/02/2010 09:00 WIB - dui








