WONOGIRI—Pengeboran dan penambangan tembaga dan mineral di wilayah Kecamatan Selogiri akan segera dilakukan. Dua desa, yakni Desa Jendi dan Kaloran akan dijadikan pusat pertambangan. Proyek yang akan dikerjakan oleh PT Alexis Perdana Mineral (APM) itu bernilai sekitar Rp 4 miliar.
Humas PT APM, Yustinus Widodo menyatakan bahwa APM telah mengantongi izin untuk melakukan penyelidikan dan eksplorasi izin usaha pertambangan (IUP) baik dari Pemkab Wonogiri maupun Menteri Pertambangan.
“Rencananya proyek pengeboran akan dimulai akhir Januari ini. Itulah kenapa pertemuan dengan masyarakat di dua desa dan beberapa tokoh agama serta tokoh masyarakat ini kita gelar. Sebagai persiapan jalannya proses penambangan nanti, yang diawali dengan eksplorasi,” ujarnya Sabtu (9/1).
Dikatakan, berdasarkan Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, setiap kegiatan penyelidikan, eksplorasi dan eksploitasi pertambangan harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat, daerah dan masyarakat setempat. Dan PT APM menegaskan sudah melaksanakan kegiatan itu sesuai prosedur yang berlaku.
Probabilitas
Program kerja, menurut Widodo, akan diawali dengan pengeboran sehari semalam selama 40 hari di dua titik pertama, dan akan dilanjutkan di dua titik cadangan. Setiap titik dibor dengan kedalaman 400 meter.
Kegiatan selama eksplorasi tersebut akan menimbulkan suara bising, sehingga diminta tidak terkejut. “Alat berat dan kendaraan besar akan kita kerahkan saat eksplorasi. Jadi kami imbau pada warga agar tidak kaget nanti kalau timbul suara bising,” jelasnya.
Sementara terkait kegiatan pemberdayaan masyarakat, pihak PT APM akan melibatkan sumber daya masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. Pada tahap pertama, APM membutuhkan tenaga kerja lokal sebanyak 40 orang. Dikatakan, kegiatan PT APM dipastikan juga akan berdampak positif bagi bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, dan bagi pemerintah daerah pada umumnya.
Akan tetapi, berhasil atau tidaknya eksplorasi belum dapat diketahui pasti. Nilai probabilitas keberhasilan diperkirakan baru satu berbanding sepuluh (1:10). Terlepas dari bagaimana hasilnya nanti, Camat Selogiri, Bambang Haryanto berharap masyarakat setempat mendukung kegiatan pengeboran itu. “Saya harap masyarakat mendukung kegiatan ini. Kalau nanti jadi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.
Selain di Selogiri, jelas Bambang, pengeboran juga akan dilakukan di Kecamatan Wonogiri, Wuryantoro dan Manyaran. (son)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







