Bagi bos GAGE Design ini, usahanya tak akan berumur panjang tanpa didukung relasi. Maka mejalin jaringan, seperti menjadi hal yang wajib dilakukannya. Selain untuk melangsungkan nasib bisnis desainnya, relasi diakuinya menjadi sumber inspirasi. ”itu tidak bisa tidak, harus membangun jaringan. Itu sangat penting,” ujar Bambang Nugroho atau biasa disapa Benk.
Banyaknya relasi yang dia bangun, membuat pribadinya sangat kental dengan karakter supel dan humoris. Untuk mengeksplorasi hobi yang menjadi ruh bisnis desainnya, Benk juga memperdalam ilmunya di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
Suami dari Hapsari Tien Hidayati mengaku gemar bersilaturahim. Bahkan seabrek komunitas juga digelutinya. Di antaranya, Solo Volkswagen Club (SVC), Motor Antique Club Indonesia (MACI), Wisata Hati Surakarta, serta di Soloraya Facebook Community (SFC).
”Kalau kita itu memiliki banyak teman maka sesungguhnya akan mempermudah kita, karena ketika kita butuh bantuan atau butuh sesuatu maka teman akan membantu kita,” imbuh Benk.
Meski banyak komunitas yang dia geluti, Benk tak kewalahan membagi waktunya untuk tetap eksis di masing-masing komunitasnya. Untuk MACI dia aktif ketika ada event penting. Kemudian SVC, Benk meluangkan waktunya setiap dua minggu sekali dan untuk SFC setiap bulan sekali. ”Tidak setiap hari bisa kumpul-kumpul dengan teman sekomunitas. Tapi sebisa mungkin saya luangkan waktu,” cetus lelaki berusia 32 tahun ini.
Selain sebagai ajang untuk berkumpul dengan teman sekomunitas, acara kumpul bareng tersebut juga bermanfaat untuk melepas kejenuhan karena padatnya pekerjaan. ”Bisa kumpul dengan teman lalu ngobrol-ngobrol sambil tukar informasi membuat enjoy tersendiri,” pungkasnya. (Dwi Hastuti)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




