KARANGASEM—Pasangan Joko Widodo- FX Hadi Rudyatmo (Jo-Di) mengaku tengah melakukan survei internal terkait persiapannya dalam Pilkada pada 26 April mendatang. Dikatakan, survei ini sekaligus menjadi pijakan dalam menentukan strategi kampanye.
Joko Widodo (Jokowi) ketika ditemui wartawan seusai menghadiri Sidang Paripurna DPRD tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2009, Rabu (10/3) menjelaskan, survei yang dilakukan bersifat tertutup. Survei kali ini lebih menekankan pada aspek elektabilitas pasangan calon.
“Kalau dulu survei lebih pada aspek akseptabilitas. Kalau sekarang ini setelah mendaftar dilakukan lagi survei yang lebih fokus pada masalah elektabilitas,” papar dia. Dikatakan, survei yang dilakukan dengan bantuan lembaga independen ini, diharapkan mampu memberikan rekomendasi sehubungan dengan keikutsertaannya dalam Pilkada.
Diutarakan, selain mengukur tingkat elektabilitas, survei sekaligus akan menjadi dasar dalam menentukan strategi dan pola kampanye. “Survei tentunya akan ada rekomendasi-rekomendasi. Semisal nantinya dalam survei masyarakat tidak menghendaki ada kampanye ya kami akan diam saja, tidak akan kampanye,” jelas Jokowi. Disinggung soal cuti, Jokowi mengatakan, persoalan ini baru akan dipikirkan setelah hasil survei diketahui.
Tes Kesehatan
Setelah pasangan calon walikota Jokowi-Rudy (Jo-Di) jalani tes kesehatan pada Selasa (9/3) lalu, giliran pasangan calon walikota Wirabhumi-Supradi (Wi-Di) menjalani tes serupa di Rumah Sakit (RS) Dr Moewardi, Rabu (10/3). Jadwal dan seluruh rangkaian tes kesehatan yang dijalani oleh Wi-Di kali ini sama dengan tes yang dijalani oleh Jo-Di, maupun untuk calon selanjutnya.
Supriyanto, Wakil Ketua Tim Sukses Wi-Di, mengatakan bahwa sebelum menjalani tes kesehatan yang dilaksanakan oleh KPU, Wi-Di juga sering melakukan cek kesehatan di Klinik Prodia. (cka/dya/pin)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







