Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Jembatan Ambrol, 2 Tewas Terjatuh

Kamis, 11/03/2010 09:00 WIB - tam

KARANGANYAR—Jembatan Jikut yang menghubungkan wilayah Kecamatan Karangpandan, Kecamatan Kerjo dan Kecamatan Mojogedang putus, Selasa (9/3) malam. Ambrolnya jembatan tersebut menyebabkan dua orang tewas. Mereka terjatuh dan hanyut oleh arus sungai, saat melintas di jembatan, malam itu.
Berdasar informasi yang diperoleh Joglosemar di lokasi, kedua korban tersebut masing-masing adalah Eko Yulianto (14) dan Bayu Tri Setianto (16) warga Kebonromo, RT 1/RW XII Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan.
Ambrolnya jembatan Jikut tersebut diketahui warga sekitar pukul 18.00 WIB saat hujan deras disertai petir  berlangsung sekitar tiga jam di wilayah tersebut. Tak berselang lama, sekitar pukul 19.00 WIB, kedua korban yang berniat pulang ke rumah dari bermain ke rumah temannya di Desa Ngalian, Kecamatan Mojogedang melintas di jembatan tersebut. Nahas, akibat suasana yang gelap saat melintas, mereka tidak menyadari kondisi jembatan yang ambrol.

“Waktu itu sebenarnya ada mobil dari arah selatan mau menyeberang juga tapi tahu jembatan ambrol langsung mundur, tetapi dari arah utara ada kedua anak itu tengah melaju dengan sepeda motor ke arah jembatan. Kami sudah berteriak memperingatkan, tetapi mereka sepertinya tidak mendengar,” cerita Giyanto (34) salah satu saksi mata.
Tak ayal lagi kedua korban yang berboncengan dengan sepeda motor Honda Revo  AD 2953 FZ itu terjun meluncur ke arah sungai. “Air sungainya banjir besar dan arusnya deras, jadi warga tidak berani memberi pertolongan,” tuturnya lagi.
Tim SAR memulai upaya pencarian korban ini.  Baru pada pagi harinya, sekitar pukul 06.00 WIB, tim SAR dibantu warga berhasil mengevakuasi sepeda motor korban.
Tidak berselang lama, tim SAR berhasil menemukan dan mengevakuasi korban Bayu Tri Setianto di Kedung Wedus, Kecamatan Mojogedang yang berjarak sekitar tiga kilometer dari tempat kejadian. “Setelah tadi malam kami sudah dirikan beberapa pos pencarian, kami melakukan penyisiran sejak pukul 05.30 tadi,” terang David Rekalamona, dari SAR Karanganyar. (tam)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :