Pameran kartun yang digelar di Balai Soedjatmoko Solo, mulai tanggal 22-30 Maret 2010 sengaja diusung oleh Benny dan Mice untuk mentransformasikan segala isu-isu yang bergulir dipermukaan. Pemilik nama lengkap Muhammad Misrad (Mice), tersebut mengatakan, acara ini merupakan kumpulan karya duetnya dengan Benny sejak tahun 1997.
Ribuan karya kartun mulai dari pola hidup masyarakat, sampai isu pemanasan global dibingkai dalam coretan pensilnya di atas kertas. Corak tokoh kartun sendiri diambil dari perawakan mereka, bahkan dialog-dialognya tersebut adalah rekaman percakapan asli yang mereka bawakan sehari-hari.
“Banyak orang menganggap karya kartun Benny & Mice itu adalah corong unek-unek kehidupan di Metropolitan. Namun jika saya pribadi menilai, karya kami lebih cenderung ke suatu hal biasa yang sering dibicarakan rakyat umum,” ungkap Mice disela-sela acara kemarin.
Pameran kartun Benny & Mice Expo tampaknya cukup menyedot kalangan seniman terutama kartunis Solo. Salah satunya Christiana Angriani atau akrab dipanggil Ani. Kartunis perempuan asal Solo ini menilai, pameran kartun dari Benny Rachmadi dan Muhammad Misrad ini salah satu icon kartun terbaik yang dikenalnya.
“Benny dan Mice, mereka berdua tandem yang sangat cocok. Karakternya yang berbeda dikemas menjadi sebuah karya seni yang menakjubkan. Dan yang paling berkesan yakni terangkatnya isu-isu hangat saat ini, mereka sangat cepat menangkapnya,” tutur Ani. (bns)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




