Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Istiada Sambut Jenazah Suami

Jumat, 12/03/2010 09:00 WIB - Muhammad Ismail

Rumah Istiada (41), istri Dulmatin yang berada di Dukuh Tulukan RT 03/VI, Desa Godong, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendadak sunyi senyap. Informasi dari beberapa warga sekitar, Rabu malam, sekitar pukul 19.00 WIB, Istiada dan keluarganya dijemput keluarganya dari Pemalang,  Jawa Tengah menggunakan mobil Innova merah. Diperkirakan Istiada dibawa ke Pemalang untuk menyaksikan pemakamam suaminya.
Sutiem (75), warga setempat yang tinggal di samping rumah Istiada mengisahkan, sebelumnya saat masih sore seperti biasanya masih terlihat aktivitas di rumah Istiada. Namun menjelang malam, bersamaan dengan kondisi hujan lebat, cahaya lampu dari rumah Istiada tidak ada lagi. “Biasanya sekitar menjelang Magrib lampu rumah belakang dinyalakan, tapi malam itu tidak terlihat sama sekali cahaya lampu di sekitar rumahnya,” ujar Sutiem kepada  Joglosemar .  
Saat ditanya lebih lanjut, Sutiem mengaku kurang tahu oleh siapa Istiada dijemput. Ia hanya mengatakan, kepergiannya sekitar pukul 19.00 WIB, sebelum Isyak. “Saya tak tahu, mungkin dengan keluarganya. Tapi dengan keluarga yang mana saya kurang tahu,” terangnya.  
Warga lain yang enggan disebut namanya membenarkan,  bahwa kepergian Istiada dijemput mobil sekitar pukul 19.00 WIB. Akan tetapi dalam keadaan hujan lebat dia kurang jelas dengan siapa perginya.
”Sepertinya Istiada pergi dijemput dengan mobil Innova warna merah, tapi dari siapa dan dari mana yang jemput saya kurang tahu,” ujarnya. Kepergian Istiada memang terkesan misterius. Bahkan Kadus Tulukan,  Marzuki pun tidak diberi tahu sebelumnya.

Ia hanya mengatakan, kemungkinan yang tahu persis kepergian Istiada adalah Pondok Pesantren (Pospes) Ulil Albab.
Pasalnya, selama ini kalau ada apa-apa di lingkungan pondok, pihak Kadus sering  tidak mengetahuinya. Bahkan kalau ada warga pendatang baru seperti siswa dan guru pengajar dari Ponpes, sebagai Kadus terkadang tidak mengetahui.
”Saya saja tidak dipamiti saat Istiada pergi, jadinya saya kurang tahu kejelasannya ke mana dan dengan siapa perginya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/3).
Marzuki juga menjelaskan,  hari Kamis (11/3)  dia ke rumah Ustaz Shoimin untuk meminta surat kelengkapan pindah dari Pemalang milik Istiada yang belum dilengkapi sampai sekarang. Namun, Ustaz Shoimin malah mengatakan kepadanya Istiada semalam dijemput keluarganya dari Pemulang, Jawa Tengah.
”Memang dari penjelasan Pengasuh pondok Ustaz Shoimin, Istiada di jemput keluarga dari Pamulang,” terangnya.  
Dari penuturan Marzuki,  kalau dia tidak ke rumah Istiada untuk meminta kelengkapan surat kepindahan mungkin dia tidak tahu juga jika Istiada sudah tidak ada lagi di Tulukan. Karena itu dia langsung ke rumah ustaz Shoimin.
“Dari ustaz itu saya diberitahu Istiada sudah dijemput keluarganya. Hanya itu saja yang saya ketahui, selain itu saya tidak tahu, namun sebelum kematian Dulmatin tempat ini sudah dicek oleh Kodim, Korem, Polsek dan Polres terutama rumah Istiada.”
Ketua RT Mohtar Subarudin, mengatakan Istiada dijemput seseorang sekitar pukul 19.00 WIB dengan mobil, namun tidak jelas siapa yang menjemput.  Ia mengaku sering kesulitan mengawasi dan mendata orang-orang yang ada di sekitar lingkungan Ponpes. (Muhammad Ismail)
 

 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :