Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Ingin Menjadi Seorang Penulis Terkenal

Minggu, 15/11/2009 11:00 WIB - dui

Ahh... pusing, nulis lagi nulis lagi. Menulis adalah pekerjaan yang susahnya bukan main. Eitts.... siapa yang bilang? Kalau belum mencoba, adik-adik jangan bilang susah dulu, ya? Karena menulis itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan.
Kalau adik-adik sudah terbiasa untuk menulis, maka hal tersebut menjadi sangat menyenangkan. Seperti yang dialami oleh teman kita yang satu ini, Ummi Maryam Zulfin.
Sejak kecil, putri dari Indratno dan Eny Zulaidah Fathim ini memiliki hobi menulis. “Kalau ada waktu luang, saya lebih senang menggunakan waktu tersebut dengan menulis cerpen atau puisi,” tutur dara yang kerap disapa Aam ini saat ditemui Joglosemar beberapa waktu yang lalu.
Bagi Aam, menulis itu merupakan pekerjaan yang paling menyenangkan. Karena dengan menulis, Aam dapat mengeluarkan isi hati serta pikirannya lewat tulisan.
“Sehingga dengan menulis, orang lain dapat mengetahui apa yang sedang kita pikirkan,” imbuh Aam yang sekarang duduk di kelas VI C, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nuh Hidayah Solo.
Dari menulis tersebut, Aam sering mengikuti berbagai perlombaan. Dari lomba cerita pendek (cerpen) hingga lompa penulisan sinopsis tingkat Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) se-Jawa Tengah-DIY pun pernah diikutinya.
Sehingga, Aam ketika ditanya untuk moto hidupnya, dengan penuh keyakinan Aam menjawab tiada hari tanpa menulis. “Saya usahakan setiap harinya saya harus meluangkan waktu untuk menulis,” tambah dara kelahiran Solo, 24 Mei 1998 tersebut.
Dengan membiasakan diri untuk menulis maka kita akan menjadi terbiasa untuk saat mengutarakan apa yang ada dibenak kita dalam bentuk tulisan. “Saya terinspirasi dari tokoh-tokoh nasional yang sering membuat karyanya dalam bentuk tulisan. Meskipun mereka sudah meninggal dunia, namun karyanya masih tetap terkenang,” katanya.
Nah adik-adik, jika adik-adik memiliki bakat yang dinilai baik, maka kembangkanlah. Siapa tahu berawal dari bakat tersebut mampu membuahkan hasil tersendiri. (dui)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :