Rabu, 23/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Ingin Buat Perpustakaan di Kampung-kampung

Sabtu, 16/07/2011 21:30 WIB - Anas Syahirul

Meski awalnya perpustakaan ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan keluarga buruh pabrik, tapi Michael dan Debra mengelolanya secara serius. Untuk buku yang dibeli tidak asal-asalan, tapi melalui survei terlebih dulu di toko buku.
”Saya jadi tahu mengapa perpustakaan pemerintah daerah ditinggalkan masyarakat, karena koleksinya buku-buku lama dan tidak dikelola dengan baik. Maka perpustakaan ini kami kelola dengan profesional dan serius. Saya ingin meniru pengelolaan perpustakaan di Ohio. Di sana setiap desa ada perpustakaannya, sedang di sini kami sulit cari perpustakaan. Kami ingin menghadirkan perpustakaan umum yang baik untuk masyarakat. Karena dengan buku itulah, masyarakat bisa cerdas dan terbuka wawasannya,” ujar Michael.
Saat ini koleksi buku Perpustakaan Ganesa sudah mencapai 6.000 buku dengan anggota hampir 1.000 orang. Saat Joglosemar mengunjungi perpustakaan ini, hampir semua ruangan dijejali para pengunjung yang memilih-milih buku maupun membaca dengan nyaman. Peminat maupun anggota perpustakaan ini tidak dipungut biaya atau gratis.
Ada banyak alasan mengapa perpustakaan ini diminati. Selain ruangannya nyaman, koleksi bukunya juga berkualitas karena banyak buku-buku baru yang disediakan pengelola. Sekitar 70 persen koleksi perpustakaan ini adalah buku-buku baru dan sisanya koleksi lama. Bagi pengunjung yang ingin browsing, pengelola perpustakaan menyediakan tiga komputer multimedia yang canggih untuk keperluan itu. Tenaga pengelola juga berlatar pendidikan perpustakaan.
Ruang baca di lantai dua sudah dilengkapi pendingin udara, tempat bacaan yang longgar, hingga dilengkapi sebuah layar televisi 29 inci untuk pemutaran film-film berkualitas. Setiap Jumat, perpustakaan ini memutar film umum baik keluaran lokal maupun impor. Setiap Sabtu, di tempat ini juga berlangsung diskusi berbahasa Inggris yang diikuti berbagai profesi.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mengusulkan kepada pengelola koleksi buku yang diminati. ”Nanti kami akan mengusahakan koleksi buku yang diinginkan masyarakat. Silakan mengisi daftar buku yang diinginkan. Kita akan mengupayakannya,” ujar Michael seraya menyebut akan terus menambah koleksi bukunya.
Michael dan Debra menanggung biaya operasional perpustakaan tersebut. Ke depan, keduanya berkeinginan bisa membangun perpustakaan sejenis di sejumlah tempat. ”Yang kami buat di Surakarta ini mungkin menjadi contoh, kami ingin ada perpustakaan sejenis di sejumlah tempat. Itu impian saya. Saya sudah konsultasi dengan Pak Imam Prasodjo (sosiolog UI-red). Selanjutnya perpustakaan itu diharapkan bisa membuat cabang di kampung-kampung,” kata Michael.
Untuk keperluan tersebut, Michael telah membentuk Ganesa Center di tempat asalnya. Lembaga swadaya ini yang akan menggalang bantuan dari Ohio untuk mewujudkan perpustakaan warga yang dikelola secara profesional. “Saya juga ingin perpustakaan ini bisa menjadi milik masyarakat, artinya berguna bagi mereka. Jadi jangan dianggap perpustakaan ini milik kami tapi milik warga. Biar saya yang urusan mencari biayanya,” ungkap Debra.
Untuk memantau jalannya perpustakaan tersebut, Michael dan Debra cukup berkomunikasi secara online atau telepon dengan pengelolanya. Ia cukup datang ke Indonesia setahun dua kali yakni bulan Juni-Juli dan Desember sekalian untuk urusan bisnisnya di Indonesia.

Anas Syahirul

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :