SOLO—Indosat kembali mengangkat brand Mentari setelah beberapa lama tergeser oleh IM3, dengan paket Mentari 50 bagi seluruh pelanggan di Tanah Air yang mengaktifkan kartu Mentari mulai 4 Maret 2010 .
“Memang kalau kemarin fokus kita di IM3, sekarang giliran brand Mentari yang kami angkat. Hanya saja filosofi Mentari yang dekat dengan kebersamaan, kehangatan ditujukan untuk segenap keluarga dan dewasa. Sementara IM3 untuk kalangan anak muda yang suka teknologi,” tandas M Tri Prasetya, Kepala Cabang Indosat Solo, kepada wartawan, Jumat (12/3).
Paket Mentari 50 ini memberikan banyak manfaat di antaranya pelanggan yang melakukan panggilan lokal ke sesama Indosat baik Mentari, IM3, Matrix, dan Starone hanya dikenakan tarif Rp 50/menit dan kirim SMS ke semua operator hanya Rp 50/SMS, berlaku selama 24 jam langsung tanpa registrasi. Tarif ini bisa dinikmati di manapun pelanggan berada
Selain itu Paket Mentari 50 mempunyai cakupan area panggilan yang luas. Sehingga bila seorang pelanggan sedang berada di wilayah Makassar misalnya, maka panggilan lokal akan berlaku untuk nomor tujuan Indosat se-Sulawesi, Ambon dan Papua. Begitu juga bila pelanggan ada di DIY, maka panggilan lokal akan berlaku untuk wilayah Jawa Tengah.
Melalui paket Mentari 50 tersebut, Tri Prasetya menargetkan penjualan produk yang sebanyak-banyaknya meski dengan jumlah pelanggan yang tetap. Apalagi pangsa Indosat di Indonesia memang sangat pesat. Untuk IM3 saja di Indonesia lebih dominan dibanding Mentari, bahkan di Solo hingga mencapai 72 persen, dan sisanya adalah Mentari.
Untuk memenuhi kebutuhan kebersamaan dalam menghangatkan keluarga, Mentari juga menghadirkan HP murah dalam paket bundling NX G501 bekerja sama dengan Nexian. HP NX G501 ini dibanderol seharga Rp 599.000.
“Meski sekarang HP tersebut sudah beredar, namun kami juga akan menggelar promo pameran di mal, akhir Maret hingga awal April mendatang,” pungkasnya. (qds)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







