Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Iklim Investasi di Solo Membaik

Kamis, 31/12/2009 11:00 WIB - Amrih Rahayu

Pergantian tahun menuju 2010 tinggal menghitung jam saja. Pelaku bisnis di Solo bakal melangkah di tahun yang baru. Seperti dikhawatirkan sejumlah pihak, diberlakukannya pasar bebas atau free trade agreement (FTA) China dengan negara-negara yang tergabung dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)  cukup mengganggu para pelaku bisnis di Indonesia termasuk Kota Solo dan sekitarnya.
Sebelum diberlakukan pasar bebas saja, produk China sudah menggempur pasar di Tanah Air, baik dengan jalan legal maupun illegal.  Apalagi, tahun 2010 mulai dilegalkan. Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah, Djoko Santosa, mengatakan Indonesia sepertinya berada pada posisi lemah, karena sebagian besar negara rupanya sudah jauh lebih siap menghadapi FTA.
Ekonom, Faisal Basri, saat Diskusi  Ekonomi Akhir Tahun 2009 di kantor Harian Joglosemar, awal pekan ini, mengungkap jika pemerintah tidak segera menyelesaikan kendala yang mengganggu iklim investasi di dalam negeri maka Indonesia bisa jadi hanya sebagai salesman produk-produk dari luar. Kendala, sebut dia, antara lain pungutan liar yang terjadi pada transportasi laut dan darat.
Peningkatan
Namun demikian, dia yakin perekonomian  bakal tumbuh menjadi 5,5 persen tahun 2010 nanti dibandingkan dengan tahun 2009 yang diperkirakan hingga akhir tahun tumbuh 4,5 persen. Senada, Pemimpin Kantor Bank Indonesia (KBI)  Solo Dewi Setyowati juga menyatakan jika pertumbuhan ekonomi di eks Karesidenan Surakarta tahun 2010 diperkirakan berada di kisaran 5,5 persen sampai 6 persen. Secara sektoral, yang masih menjadi pendorong adalah sektor Perdagangan Hotel dan Restoran (PHR), pertanian serta industri.
Investasi diperkirakan mulai naik, seiring berangsur pulihnya aktivitas perekonomian, terutama didorong oleh investasi domestik. Selain itu, ekspor juga diperkirakan mengalami peningkatan pada 2010. KBI Solo memberikan catatan kenaikan beberapa komoditas internasional diperkirakan cenderung meningkat seperti  harga gula pasir hingga triwulan I-2010.
Pelaku bisnis properti pun  optimis akan ada harapan baru. Dari sektor properti misalnya, Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, Adib Ajiputra, mengatakan bisnis perumahan di Surakarta pada tahun 2010 akan semakin baik dari pada tahun 2009 ini. Adib memperkirakan bisnis perumahan akan mengalami kenaikkan hingga 30 persen dibanding tahun ini. Rumah bertipe 36 dan 45 lah yang paling banyak diminati. Rumah dengan harga di kisaran Rp 70 juta sampai Rp 110 juta.  (Amrih Rahayu)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :