Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Hujan Hambat Proyek Walikukun

Selasa, 27/10/2009 23:31 WIB - xna

KLATEN (Joglosemar): Pembangunan Jembatan Walikukun di Desa Balak, Kecamatan Cawas, Klaten senilai Rp 4 miliar terhambat karena air mulai mengaliri sungai tersebut.
Meski demikian, Kepala Bagian Pembangunan Setda Klaten, Syahuna mengungkapkan bahwa proyek pembangunan itu harus tetap dilaksanakan.
“Bagaimanapun proyek ini harus tetap dilanjutkan. Karena akhir tahun ini proyek harus selesai,” ungkap Syahuna, Senin (26/10).
Ia membenarkan bahwa pembangunan jembatan itu mulai terhambat, karena air yang mulai mengalir di Sungai Dengkeng. Ia mengaku akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak rekanan, terkait pengerjaan jembatan itu. Menurutnya, rekanan harus melakukan kegiatan ekstra untuk segera menyelesaikan proyek itu.
“Bisa saja dengan kerja lembur. Jadi malam juga harus tetap dikerjakan, agar nantinya tidak ada keterlambatan,” ungkapnya.
Rencananya, hari ini Bagian Pembangunan Setda Klaten akan meninjau proyek pembangunan jembatan Walikukun, Selasa (27/10) hari ini. Proyek yang saat ini sudah pada tahap pemasangan tiang pancang itu diharapkan bisa segera selesai. Sebab sesuai kontrak, bila pengerjaan tidak sesuai masa berlaku kontrak, akan kena denda.
Sementara itu upaya mengebut pengerjaan jembatan Walikukun itu saja, pihak rekanan mulai mendatangkan alat berat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Klaten, Tajudin Akbar berharap dengan alat berat itu mampu membantu memperlancar pelaksanaan proyek.
Ia mengatakan, alat berat ini akan digunakan untuk membuat dam. Dam tersebut akan digunakan untuk bendungan yang memisahkan sungai dengan lokasi pengerjaan tiang pancang, sehingga air tidak akan mengalir ke lokasi tersebut. Sementara terkait kurangnya tenaga yang dipekerjakan untuk proyek ini, Tajudin mengatakan itu bukan faktor utama.
Menurutnya, yang lebih dibutuhkan untuk proyek itu adalah alat-alat berat. (xna)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :