Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Hujan Angin Gasak 9 Rumah

Selasa, 27/10/2009 21:50 WIB - nun

WONOGIRI (Joglosemar): Sembilan rumah di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karang Tengah, Wonogiri rusak parah akibat terjangan hujan deras disertai angin kencang. Bahkan, salah satu tiang listrik di Dusun Pojok, Desa Ngambarsari juga turut roboh.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian keseluruhan ditaksir mencapai Rp 23,4 juta. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (24/10) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.
Camat Karang Tengah melalui Kasi Trantib, Ari Gutama mengatakan angin tersebut telah merusak sembilan atap rumah. ”Gentingnya porak poranda diterbangkan angina,” katanya ketika dihubungi, Senin (26/10).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kejadian itu sempat membuat panik warga sekitar. Dari sembilan rumah tersebut, delapan rumah berada di Desa Ngambarsari.
Delapan rumah tersebut adalah milik Paijan (50), Sarno (49), Paijan (48), Karyo Sumarto (72), Paino (57), Ruslin Abdullah (37), Yuni (41) dan Mustami (41). Sementara itu satu rumah lainnya berada di Dusun Pojok, milik Sukidi (46).
Ari menjelaskan, pada saat kejadian terdpat 40 orang yang ada di dalam sembilan rumah tersebut. Semula mereka berada di dalam rumah, namun kemudian mereka kocar-kacir saat angin lisus menerjang rumah-rumah mereka. Kejadian tersebut telah mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sebesar Rp 23,4 juta.
Saat ini, warga yang rumahnya terkena terpaan angin sudah mulai membenahi tempat tinggal mereka. ”Warga sudah mulai membenahi rumah. Genteng yang masih baik mereka gunakan lagi, tapi kalau yang pecah tetap harus diganti,” jelas Ari.
Ternyata, angin tidak hanya menerjang rumah penduduk saja. Satu tiang listrik di Dusun Pojok pun turut roboh. Akibatnya, hingga satu hari setelah kejadian tersebut, warga masih belum bisa menikmati aliran listrik.
Sehari berikutnya, angin topan melanda Dusun Kerjo, Desa Pule, Kecamatan Jatisrono, Minggu (18/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta, karena satu rumah ukuran 6 x 7 meter roboh. (nun)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :