Absen dari panggung hiburan, ternyata Dewi Huges serius terjun dalam dunia pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan mendirikan home schooling
Perempuan kelahiran Tabanan, Bali, 2 Maret 1971 silam ini mengaku telah merintis home schooling yang telah didirikan di beberapa daerah di Indonesia selama dua tahun terakhir.
“Awal mula menetapkan hati di panggung hiburan, membuat rasa keingintahuan tentang dunia luar sangat besar. Disitulah saya mulai melebarkan sayap terjun di jalur pendidikan kesetaraan,” ungkapnya ketika ditemui Joglosemar di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo, Kamis (11/3) siang.
Ia mengakui, dengan menginjakkan kakinya di dunia pendidikan, semakin membuka mati hatinya tentang arti pentingnya ilmu nonformal bagi anak. Saat ini Hughes sendiri telah memiliki setidaknya lima sekolah.
“Pendidikan nonformal sangatlah penting bagi perkembangan dan kreativitas anak. Namun saya melihat, lahan ini masih sering dilecehkan oleh sebagian orang yang belum pernah merasakan manfaatnya,” ujar alumnus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Atma Jaya, Jakarta yang saat ini juga membuka kesempatan jalur pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). (bns)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







