Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

HP ”Diharamkan”, CCTV Dipasang

Senin, 22/03/2010 09:00 WIB - yok/tam

SRAGEN—Pemerintah Kabupaten Sragen dan Karanganyar akan mengawasi ketat pelaksanaan  Ujian Nasional yang rencananya dimulai serentak mulai hari ini, Senin (22/3). Upaya yang dilakukan Kabupaten Sragen menegaskan larangan membawa Handphone tidak hanya untuk siswa tapi juga pengawas, dan pemasangan CCTV (Closed Circuit Television).
Sanksi tegas siap dijatuhkan bagi peserta dana pengawas yang kedapatan nekat membawa HP ke ruangan selama UN berlangsung, di Sragen. “Mengacu aturan, begitu masuk ruangan siswa dan pengawas memang tidak boleh bawa HP. Kalau ada siswa yang nekat bawa HP akan langsung didiskualifikasi atau dinyatakan tidak lulus. Pengawas yang kedapatan bawa HP akan langsung kami cekal dan hari berikutnya tidak boleh mengawasi lagi,” papar Ketua Panitia UN Tingkat Kabupaten Sragen,  Turdiyanto.
Guna menghindari kecurangan, nantinya pengawasan juga akan melibatkan tim pemantau independen dari kalangan akademisi. Mereka akan diterjunkan untuk memantau kegiatan pelaksanaan UN di sekolah-sekolah penyelenggara. “Setiap sekolah akan diawasi 45 pengawas independen yang kami datangkan dari empat universitas,” terangnya.
Sementara sejumlah siswa terutama dari sekolah swasta mengaku belum sepenuhnya siap menghadapi UN. Kenaikan standar kelulusan menjadi 5,5 dinilai makin memberatkan siswa. “Pasrah saja mas. Yang penting berjuang dan berdoa mudah-mudahan bisa lulus,” ujar Ari Susanto, salah satu siswa SMK swasta di Sragen.
Pasang CCTV
Lain di Sragen, lain pula di Karanganyar. Pihak penyelenggara setempat tak kalah serius untuk berusaha menjamin sterilitas UN dari kecurangan. SMAN 1 Karanganyar yang menjadi tempat penyimpanan naskah soal SMA/MA untuk wilayah Kabupaten Karanganyar diawasi ketat.
Dari pantauan Joglosemar, meski hari libur, beberapa pegawai sekolah, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, serta tim pengawas independen tampak berjaga-jaga di lingkungan sekolah, Minggu (21/3).
”Kami menerapkan penjagaan berlapis selama 24 jam penuh. Para petugas ini terdiri dari pengawas rayon kabupaten, tim pengawas satuan pendidikan Unnes, karyawan SMAN 1 Karanganyar dan anggota MKKS. Selain itu pada ruang penyimpanan juga kami pantau melalui kamera CCTV,” terang Sobirin, Kepala SMAN 1 Karanganyar. (yok/tam)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :