Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Harga Seragam Sekolah Naik, Pembeli Mengeluh

Senin, 30/05/2011 22:54 WIB - Yasser Arafat

SOLO—Memasuki tahun ajaran baru, merupakan saat-saat di mana banyak orangtua yang sibuk membelikan anaknya seragam sekolah baru. Namun, di tengah melonjaknya kebutuhan akan seragam sekolah, harganya justru naik.
Tatik Mulyono, pemilik Toko Mardi Rahayu, mengatakan, harga seragam sekolah sangat bergantung pada harga kain yang digunakan. Sudah sekitar satu hingga dua bulan ini harga kain terus naik.
”Jelas ini bakal berpengaruh pada kenaikan harga jual seragam sekolah. Sekarang seragam sekolah harganya kisaran Rp 35.000 per setel hingga Rp 80.000 per setel,” katanya kepada Joglosemar, Senin (30/5).
Naiknya harga seragam sekolah dibandingkan tahun 2010 lalu, tentu ini membuat pembeli mengeluh. Ada beberapa pembeli yang mulai mengeluhkan mahalnya harga seragam sekolah.
Liswarti, pemilik Toko seragam sekolah yang terletak di Pasar Nusukan menambahkan, ada perbedaan harga antara hari biasa dengan di hari menjelang tahun ajaran baru. Biasanya, harganya naik 10 persen ketimbang hari biasa.
”Tetapi, harga yang ada di pasar tradisional masih bisa ditawar. Berbeda kondisinya jika membeli di swalayan atau di toko-toko seragam sekolah di luar pasar tradisional,” pungkasnya.
Salah seorang ibu rumah tangga yang ditemui di Pasar Tradisional Nusukan mengatakan, rata-rata harga untuk kebutuhan sekolah naik, bahkan kenaikannya di atas 10 persen. “Tentu ini bakal memberatkan bagi masyarakat yang memiliki hidup pas-pasan seperti saya. Oleh sebab itu, diperlukan kepandaian untuk menawar harga agar tidak terlalu tinggi,” katanya.
Meskipun biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah sangat memberatkan, namun dirinya tetap berusaha untuk menutupnya. Jalan yang mungkin bisa dilakukan salah satunya menggadaikan barang elektronik atau emas di pegadaian.
Harga seragam sekolah turun di saat mendekati tahun ajaran baru bisa dikatakan hampir mustahil terjadi. “Harga kain kalau sudah naik, susah turunnya apalagi jika memasuki tahun ajaran baru ini,” jelas Tatik, saat ditanya soal kemungkinan turunnya harga seragam sekolah.

Yasser Arafat

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :