Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Harga Elektronik Turun, Permintaan Juga Turun

Rabu, 24/03/2010 09:00 WIB - m1

SOLO—Sejumlah barang elektronik tahun 2010 ini mengalami penurunan harga dengan kisaran 20 persen dibanding tahun 2009 lalu. Kendati demikian,  tidak semuanya mengalami penurunan, harga televisi jenis LED justru mengalami peningkatan.
“Barang elektronik yang sedang turun harga di bulan ini antara lain televisi LCD dan AC, ” ujar Pemilik Toko Elektronik Semeru, Selasa (23/3).  Penurunan harga diakui Alvin, terjadi sekitar Februari lalu. Selain LCD dan AC, harga tape recorder pun juga mengalami hal yang sama.
Berbeda, televisi LED justru mengalami kenaikan harga dari Rp 13,9 juta menjadi 15 juta untuk ukuran 40 inch dan harga Rp 9,6 juta menjadi 10 juta dengan ukuran  32 inch. Karena salah satu produk terbaru yang mempunyai kualitas lebih canggih dibandingkan teknologi sebelumnya, LCD TV. Disamping bentuknya lebih tipis sehingga tidak makan tempat yang terlalu besar dan juga tampilan gambarnya pun terlihat lebih jernih sehingga lebih diminati sebagai televisi keluarga.
Ditambahkan, beberapa merek televisi yang diminati masyarakat adalah LG dan Samsung. Konsumen lebih memilik mrek ini lantaran harganya  lebih murah dan lebih familiar di masyarakat.
Senada, karyawan Toko City Photo, Siti juga mengakui adanya penurunan harga. “Harga produk elektronik khususnya kamera digital sudah mulai turun, ” ujarnya. Walaupun sudah adanya penurunan harga tetap saja tingkat penjualan belum meningkat lebih jauh dari sebelumnya. Fenomena ini di karenakan seringnya ada pameran yang diselenggarakan di sejumlah titik di Kota Solo. Konsumen lebih suka membeli barang elektronik saat ada pameran karena dari segi harganya lebih murah daripada di toko.
Maka, para penjual pun tidka berani menaikkan harga saat di toko. karena jika tetap dilakukan, penjual khawatir, animo masyarakat semakin berkurang.  (m1)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :