Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Harga Batik Naik Seiring Naiknya Harga Kain

Kamis, 31/03/2011 09:00 WIB - Yasser Arafat

SOLO—Para pedagang batik di Pasar Klewer mengeluhkan kenaikan harga kain dan obat batik yang sudah berlaku sejak awal tahun lalu hingga saat ini. Hal ini disikapi pedagang batik dengan menekan harga dan berimbas pada keuntungan yang didapat.
Pemilik Kios Batik Kusuma Sari yang terletak di Pasar Klewer Los C 1-2, menuturkan, kenaikan harga kain sekitar awal-awal tahun lalu dan kenaikan itu bertahap hingga hari ini.
“Saat itu, saya belum berani menaikkan harga jual busana batik Solo terlalu tinggi, jadi saya terus menekan harga dan keuntungan,” kata Hendrik, kepada Joglosemar, Rabu (30/3).
Namun, kenaikan harga kain bertambah parah memasuki bulan-bulan ini. Hingga akhirnya, Hendrik tidak bisa terus menerus menekan harga dan keuntungan.
Sekarang, baju batik berbahan dasar kain katun harganya Rp 45.000 sampai Rp 50.000, padahal sebelumnya Rp 25.000. Adapun baju batik yang berbahan sutra, naik sekitar Rp 100.000.
“Ditambah lagi cuaca yang terus menerus hujan, tentu akan berpengaruh pada proses pembuatan batik berbahan kain sutra dan itu membuat harganya semakin tinggi saja,” tandasnya.
Kenaikan harga baju batik ini membuat para pembeli grosiran terkejut dan sekarang banyak yang mulai mengurangi pembelian. Tentu ini berakibat menurunnya omzet yang saya dapatkan. Sebelum kenaikan drastis ini, omzet yang didapat Hendrik per harinya Rp 10 juta hingga Rp 20 juta, namun sekarang omzet turun menjadi Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per hari. 
Kenaikan harga baju batik tidak hanya dialami oleh Batik Solo, namun juga batik Pekalongan. Yani, pemilik kios Ilsama yang khusus menjual batik Pekalongan juga mengaku ada kenaikan harga baju batik. “Kenaikannya rata-rata sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per potongnya,” ucapnya. n Yasser Arafat

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :