SOLO (Joglosemar): Pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) akhirnya menempatkan Bery Nur Arif sebagai Presiden BEM UNS periode 2010-2011. Namun demikian, pemilihan presiden BEM kali ini diwarnai aksi golput. Dari total 12.000 mahasiswa di UNS, hanya 20 persennya saja yang menggunakan hak pilihnya.
Rena, salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian UNS kepada Joglosemar, Jumat (13/11) mengungkapkan, Ia tidak memilih pada Pemilu Presiden BEM UNS karena Ia tidak mengenal calon. Ia juga meragukan Persiden BEM terpilih mampu membawa perubahan kebijakan kampus. “Aku rasa, kok siapa pun yang terpilih tidak akan memberikan kontribusi besar, tapi kita liat saja nanti. Apa Presiden BEM terpilih bisa membawa perubahan berarti,” katanya. (ina)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |








