Adakah robot yang bisa merayap di dinding? Jawabannya, ada, yakni berupa robot mirip seekor tokek. Robot mirip tokek tersebut dirancang seorang insinyur mekanik di Stanford, Inggris bernama Mark Cutkosky.
Mark Cutkosky mengembangkan teknologi perekat yang terinspirasi dari kaki lengket tokek. Jika teknologi ini berhasil dikembangkan, nantinya manusia juga bisa memanjat di permukaan halus dan vertikal.
Robot mirip tokek karya Mark Cutkosky tersebut diberi nama Stickybot. Robot ini dapat memanjat permukaan seperti panel kayu, logam dan kaca. Teknologi ini, kata Mark disebut sebagai produk Z-Man yang akan memungkinkan manusia untuk mendaki dengan cara yang sama.
”Kecuali Anda menggunakan suction cups (semacam alat sedot karet berbentuk cangkir, yang lambat dan tidak efisien). Solusi lain di luar sana adalah dengan menggunakan adhesi kering, yang merupakan teknik yang sering digunakan oleh tokek,” katanya, dikutip Science Daily, pekan lalu.
Menurut Mark, robot tokek terinspirasi oleh cara gerak hewan tokek. Cara kerja tersebut, lanjut dia, dimulai dari ujung kaki tokek yang berisi ratusan flap, yang ketipisannya sepuluh kali lebih tipis dari manusia. Di bagian punggungnya diberi spatulae. Spatulae yang dipakai sangat kecil beberapa ratus nanometer yang fungsinya untuk berinteraksi dengan molekul permukaan pendakian.
Sistem kerja tersebut membut robot tokek bisa bertahan dan mendukung seluruh berat yang bertumpu pada satu kaki dengan alas kaca dan mampu menarik kembali. ”Ini sangat berbeda dari selotip atau duct tape, di mana jika Anda menekannya maka Anda harus mengupasnya terlebih dahulu,” kata Cutkosky.
Mark memluai membuat robot tersebut dengan meminta timnya membuat bahan karet-seperti dengan rambut polimer kecil yang terbuat dari cetakan skala mikro. Perekat memiliki serabut selebar 20 mikrometer. (mas/oke)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







