Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Gelandangan Tewas Disambar Prameks

Sabtu, 06/03/2010 09:00 WIB - lim

KLATEN—Seorang pria tanpa identitas tewas dengan kondisi mengenaskan lantaran dihantam KA Prambanan Ekspres (Prameks), Jumat (5/3) pagi. Dia ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh warga di rel perlintasan KA Dukuh Pule, Desa Somopuro, Kecamatan Jogonalan.
Informasi yang diperoleh Joglosemar di lokasi kejadian menyebutkan sekitar pukul 06.30 WIB korban berada di sekitar lintasan double track. Di tempat itu, korban sempat menyulut rokok dan melanjutkan berjalan ke arah timur melalui tengah lintasan.
Diduga dalam keadaan depresi, dia tidak memperhatikan dari arah timur ada KA Prameks dengan nomor Loko 751 melaju kencang.  Dengan situasi yang mendadak itu, kereta tidak sempat melambatkan lajunya hingga menghantam tubuh korban, hingga terlempar ke tepi sawah.
Tak lama saksi kejadian Sonto Suwito (75), seorang pemulung warga Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno melintas. Dia merasa heran ada potongan-potongan pakaian tersebar di jalan. Saat ditelusuri, ternyata itu pakaian milik korban.
Saksi kemudian  melaporkan kejadian itu pada petugas pintu palang perlintasan KA terdekat. “ Saya tidak kenal, tapi tahu dia sering lewat. Sepertinya gelandangan,” ujar dia, Jumat (5/3).
Ditemui di pos 307, penjaga palang pintu, Sudiman (45) menuturkan, KA tersebut sempat berhenti sekitar 500 meter di sebelah timur dari posnya. Dia mengaku kereta berhenti lebih kurang setengah jam untuk kemudian melanjutkan perjalanan. “Habis nabrak langsung melambatkan lajunya dan berhenti setengah jam,” kata Sudiman.
 Sekitar pukul 10.00 WIB, Polisi yang mendapat laporan langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Puluhan warga menyaksikan proses evakuasi mayat. Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa melalui Kapolsek Jogonalan AKP Joni Susilo mengatakan korban diduga mengalami tekanan jiwa. (lim)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :