Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Garu Dijadikan Railing Tangga

Minggu, 04/04/2010 09:00 WIB - dui

Railing tangga atau yang dikenal dengan pegangan tangga ini biasanya terbuat dari besi, atau terbuat dari kayu biasa. Namun rumah milik Andri Prasetyo dan Henny Tri Hastuti Hasanah ini terbuat dari garu (alat tradisional yang digunakan untuk membajak sawah-red).
Pasti kita bakal terheran-heran kok garu bisa dijadikan sebagai railing tangga. Itu bisa saja dilakukan, karena kalau segala sesuatunya itu disentuh dengan nuansa seni pasti barang tersebut merupakan barang lawas namun akan terlihat keindahannya.
Seperti yang dilakukan oleh ibu dua anak ini, meski dulunya kayu tersebut dipakai untuk membajak sawah, namun dengan idenya barang lawas tersebut bisa dimanfaatkan untuk railing tangga. Potongan kayu garu tersebut ditaruh berjajar di tangga dengan tidak mengubah desain kayunya.
“Awalnya saya itu beli garu di Gawok, rencananya saya gunakan sebagai hiasan di rumah saja. Namun setelah saya pikir-pikir, kelihatannya kalau dipakai untuk railing tangga itu bagus, ternyata hasilnya lumayan juga,” terang Henny kepada Joglosemar.
Garu ini pun tak hanya fungsional tetapi juga terlihat nilai estetikanya. Railing garu ini semakin matching dengan lantai tangganya yang terbuat dari keramik dengan corak kayu membuat dinamis saat kita melewati tangga tersebut.
“Dalam memasang ornamen-ornamen di rumah pun juga harus disesuaikan dengan perabot yang ada di rumah supaya serasi dan enak dipandang,” tandasnya. (dui)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :