Memiliki banyak teman, entah itu laki-laki atau perempuan kiranya merupakan hal yang menyenangkan. Teman bisa menjadi tempat berbagi, bercerita dan teman juga bisa menjadi seseorang yang sangat spesial di hati.
Namun, apa jadinya kalau pertemanan ini dimanfaatkan oleh oknum hanya untuk mencari “kepuasan” dan status sebagai orang yang “laku”? Ya, akibatnya muncullah predikat “playboy dan playgirl” yang saat ini telah menjadi fenomena di masyarakat, tak terkecuali di kalangan mahasiswa dan mahasiswi di lingkungan kampus.
Munculnya tren playboy dan playgirl di kampus kampus akibat seringnya seseorang berganti-ganti pasangan ternyata menimbulkan permasalahan tersendiri di kalangan mahasiswa. Apa sebenarnya masalah yang ditimbulkan dengan adanya para playboy dan playgirl ini di lingkungan kampus?
“Menjadi seorang playboy atau playgirl yang memiliki lebih dari satu teman dekat atau pacar tentu akan membawa akibat negatif yang tidak ringan. Harusnya, mereka berpikir lebih dewasa dan jangan hanya menuruti nafsunya saja. Punya satu pacar saja sudah membuat pusing, apalagi lebih dari satu,” ungkap dosen Jurusan Keperawatan AKPER, Kusuma Husada Surakarta, Sulis (26).
“Tugas utama seorang mahasiswa adalah belajar dan menuntut ilmu. Seharusnya mahasiswa yang merupakan agent of change bisa melakukan berbagai hal yang bermanfaat dari pada ganti-ganti pacar,” imbuhnya.
Merugikan
Pendapat senada diungkapkan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNS, Budi (22). Menurutnya, menjadi seorang playboy atau playgirl tidak akan mendatangkan keuntungan, namun malah merugikan. “Banyakan sisi negatifnya daripada positifnya. Mending mahasiswa fokus kuliah aja. Jangan malah mikir pacaran atau ganti-ganti pacar aja,” katanya.
Yosep Dian (20), mahasiswa FKIP Unisri, menambahkan, seorang playboy atau playgirl biasanya tidak memiliki kemampuan dalam bidang akademik. Sehingga, mereka mencari pengakuan dengan menjadi seseorang yang memiliki banyak pacar.
“Seorang playboy atau playgirl biasanya tidak mempunyai prestasi. Itu karena kebanyakan dari mereka tidak pernah berpikir mengenai kuliahnya. Mereka hanya berpikir untuk senang-senang dan berganti-ganti pacar,” ujarnya.
Sementara itu, seorang playboy yang mengaku memiliki pacar lebih dari satu, sebut saja Abdul (19), seorang mahasiswa di PTS di Solo mengungkapkan, menjadi playboy memiliki keasyikan tersendiri. Menurutnya, memiliki banyak pacar membuat dia bisa memilih terbaik dari yang terbaik untuk bisa dijadikan seseorang yang spesial.
“Aku memiliki banyak teman cewek (pacar-red) ya karena aku mau yang terbaik. Selain itu, kadang kan kalau pacaran dengan satu cewek saja bikin jenuh. Yang pasti, rasanya beda kalau pacaran dengan beberapa cewek,” ujarnya. (belinda, irwan)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







