Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Ekstrak Kudzu, Obat Pecandu Narkoba

Minggu, 29/08/2010 09:00 WIB - ant

Obat bagi pecandu narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) kini sedang diusahakan dari ekstrak pohon Kudzu. Penelitian untuk menghasilkan obat baru bagi pecandu narkoba itu dijalankan oleh sejumlah peneliti di Gilead Sciences Inc.
Tim Gilead melaporkan di jurnal Nature Medicine bahwa, uji coba ekstrak kudzu mereka lakukan kali pertama pada tikus. Percobaan awal itu memperlihatkan reaksi obat mampu menghentikan tikus itu mengonsumsi kokain.
Gilead mewarisi obat percobaan tersebut tahun lalu, ketika dihasilkan di CV Therapeutic Inc. ”Tak ada pengobatan yang efektif buat pecandu kokain, kendati ada banyak pengetahuan neurobiologi tentang kecanduan obat,” tulis Lina Yao, Ivan Diamond dan peneliti lain di jurnal tersebut.
Kudzu adalah obat kuno buat pecandu alkohol. Tanaman rambat itu, merupakan tanaman asli Asia yang kini telah menyebar ke sebagian besar wilayah Southeast, Amerika Serikat. Penyebaran tanaman itu sebenarnya sengaja dilakukan untuk mengendalikan erosi tanah.
CV Therapeutics membuat ekstrak sintetis yang disebut selective aldehyde dehyrogenase-2 inhibitor, atau ALDH2i. Ekstrak itu menggunakan nama CVT-10216.
Percobaan pada tikus memperlihatkan ekstrak tersebut dapat menghentikan hewan pengerat itu mengonsumsi kokain. Ekstrak tersebut juga dapat mencegah kambuhnya kecanduan itu setelah semua tikus tersebut terbebas dari kokain.
Mereka menemukan cara kerja ekstrak itu, yaitu menaikkan tingkat bahan yang disebut tetrahydropapaveroline atau THP. Kecanduan kokain menyebabkan otak mengalami terkontaminasi bahan kimia atau yang disebut dopamine.
”Kami menduga ALDH-2 inhibitor yang aman, selektif dan dapat berubah seperti ALDH2i mungkin memiliki potensi untuk mengurangi kecanduan kokain pada manusia,” tulis para peneliti tersebut. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :