Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Ekonomi RI Terbaik ke-3 di Dunia

Rabu, 10/03/2010 11:00 WIB - oke

JAKARTA—Pencapaian pertumbuhan ekonomi pada 2009 sebesar 4,5 persen merupakan suatu hal yang patut disyukuri, di tengah kondisi ekonomi global yang serba pesimistis. Dengan begitu, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan terbaik nomor tiga di dunia.
“Kita bersyukur bahwa kita masih dapat tumbuh dengan baik, ya harus kita akui kita nomor tiga terbaik,” ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa, di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (10/2).
Pencapaian tersebut tentunya melebihi ekspektasi sejumlah pihak yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya tiga persen dan proyeksi pemerintah sendiri hanya sebesar 4,3 persen. Menurutnya, pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh keberhasilan anggaran pemerintah yang terukur, aliran stimulus fiskal yang baik, dan belanja masyarakat.
“Ini semua karena inflasi yang rendah. Daya beli masyarakat relatif meningkat karena inflasi yang rendah tersebut,” tambahnya.
Evaluasi
Diharapkan dengan pencapaian tersebut mampu mendorong pertumbuhan selanjutnya ini untuk tumbuh lebih baik. Namun, dirinya menegaskan untuk ke depannya, diharapkan pencapaian pertumbuhan ekonomi juga dapat didorong dari ekspor dan investasi.
“Tapi semoga tidak hanya sekadar bertumpu pada state budget dan belanja masyarakat, tapi kita juga harus mendorong ekspor kita dan investasi,” tandasnya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) selama kuartal IV-2009 mencapai 4,5 persen.
“Kinerja ekonomi yang bagus, terkait perbaikan ekonomi dunia membaik dan kegiatan-kegiatan dalam negeri yang menstimulus perbaikan ekonomi dapat tumbuh,” jelas Deputi bidang Neraca dan Statistik BPS Slamet Sutomo, saat konferensi pers tentang Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2009. Adapun sektor pendukung utama yang mendukung PDB yakni pengangkutan dan komunikasi yang tumbuh 15,5 persen.
Terkait hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, pencapaian ini  sangat luar biasa. “Ini memang menunjukkan pada kuartal keempat, itu kenaikannya cukup luar biasa. Jadi ini akan menjadi basis kita dan evaluasi untuk melihat faktor-faktor yang mendukung, mengembangkan faktor ekonomi, akan kita lihat terus,” ujarnya.
Dia menilai, pencapaian tersebut tidak lepas dari proses pemulihan ekspor dan impor yang lebih cepat dari yang diperkirakan dan akan berlanjut di periode selanjutnya. ”Tampaknya kalau dari sisi eksternal ekspor dan impor itu pemulihannya akan lebih cepat dari yang diperkirakan,” pungkasnya.(oke)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :