Sosok
Meneladani Watak Raja Puntadewa
Minggu, 29/01/2012 06:00 WIB Berulang kali Yoseph Indrayanto menegaskan, jika ia tidak mau disebut sebagai non pribumi. Sebab dirinya merasa satu bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia, yang terlahir di Indonesia, dan ingin mati pula di Indonesia. Untuk itulah ia pun bertekad untuk meneladani karakter tokoh wayang Puntadewa, yang merupakan sulung Pandawa dalam epos Mahabarata. Puntadewa sendiri dalam jagat pewayangan Jawa dikenal sebagai raja yang berkarakter brahmana.
Becak dan Ojek Antarkan Jadi Dokter
Minggu, 29/01/2012 06:00 WIB Atmosfer tenang dan berwibawa langsung terasa ketika memasuki sebuah rumah bergaya campuran oriental-Eropa di wilayah Sibela Barat, Perumnas Mojosongo, Solo. Terpampang jelas di sebuah papan nama yang terletak di tembok rumah tersebut, dr Yoseph Indrayanto, SH, MS, SpAnd. Ditemui di ruang tamu rumahnya yang terletak tepat di samping ruang praktik, Yoseph begitu ia biasa disapa, menuturkan betapa keras perjuangannya untuk menjadi seorang dokter. Bukan karena sulitnya menempuh mata kuliah, namun lebih karena persoalan biaya.
Saya adalah Pribumi Tulen
Minggu, 29/01/2012 06:00 WIB Meski terlahir dari kalangan etnis Tionghoa, namun Yoseph tidak pernah merasa berbeda dengan kalangan pribumi lainnya. Bahkan, secara tegas ia mengatakan jika dirinya adalah pribumi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Bukan sekadar bicara, fakta membuktikan berdasarkan penuturan orang-orang terdekatnya, sejak kecil Yoseph sangat akrab dengan atmosfer kehidupan yang njawani. Bahkan laku tirakat Jawa yang merupakan bagian dari budaya Jawa, seperti kungkum, mutih, dan ngebleng tak pernah sepi mengisi daftar kisah hidupnya hingga sekarang. Karena ajaran Jawa baginya adalah ajaran yang luhur, di mana sebenarnya hidup ini akan damai dan tenteram jika kita mampu memper kanepsone pribadi (mengendalikan hawa nafsu pribadi—red). “Itu bisa kita capai melalui berbagai tirakat Jawa, yang sebenarnya bersumber dari kejernihan hati,” jelasnya.
Pernah Bangkrut dan Jadi Tukang Bangunan
Minggu, 22/01/2012 06:00 WIB Menapaki jalan menuju kesuksesan, ternyata tidaklah semudah membalik telapak tangan. Pepatah yang mengatakan, keterpurukan adalah awal dari kesuksesan mungkin benar adanya. Paling tidak itulah yang pernah dirasakan Pakde No. Setelah gagal menjadi anggota ABRI, saat itu ia sempat bingung mencari pekerjaan, sehingga menganggur hampir setahun.
Gagal Jadi Tentara, Majukan Pariwisata
Minggu, 22/01/2012 06:00 WIB Semilir hawa pedesaan dan suara burung berkicau yang saling bersahutan langsung menyambut kedatangan Joglosemar di Padepokan Seni dan Budaya Gedhong Putih, di Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, pekan kemarin.
24 Jam untuk Bekerja
Minggu, 15/01/2012 06:00 WIB Untuk menjadi Sukiyat seperti yang sekarang memang tidaklah segampang membalikkan telapak tangan. Butuh kerja keras, ketekunan, dan dukungan dari orang-orang sekitar terutama keluarga.
Tularkan Kesuksesan kepada Kaum Difabel
Minggu, 15/01/2012 06:00 WIB Meski sudah menuai sukses, Sukiyat bukanlah kacang yang lupa dengan kulitnya. Pengalaman suksesnya bakal ia tularkan kepada kaum difabel dengan mendirikan training center di daerah Manahan, Solo.
Sukiyat Pengecat Vespa yang Bikin Mobil
Minggu, 15/01/2012 06:00 WIB Akhir-akhir ini sosok bernama Sukiyat melejit beriringan dengan tenarnya mobil Esemka. Di dunia otomotif tingkat nasional pun namanya semakin diperhitungkan. Meski demikian, tak ada yang berubah dari diri Sukiyat. Kehidupan masih ia jalani seperti sediakala.
Gagas Paburi untuk Stabilkan Harga
Minggu, 08/01/2012 06:00 WIB Naik turunnya harga sebuah komoditas bisnis memang hal yang biasa. Itu pula yang terjadi dengan harga burung kenari di pasaran. Sehingga sebagai antisipasi, peternak kenari di Solo pun bersatu dengan menggagas Paguyuban Penggemar Burung Kenari atau Paburi.
Ocehan Bagus dan Besertifikat Harganya Selangit
Minggu, 08/01/2012 06:00 WIB Meskipun bentuknya kecil tapi burung kenari memiliki nilai jual tinggi. Daya tarik pun terletak pada kicaunya yang merdu dan beragam, sehingga mampu menarik minat pencinta burung atau kicau mania.
Berita Terkait:
- Garu Dijadikan Railing Tangga
- Bunga-bunga Itu Layu Sebelum Diguyur Hujan
- Multitafsir dalam Bunga dan Bunga
- Memaknai Kehidupan
- Krisis Air Ancam Kehidupan
- Krisis Air Ancam Kehidupan
- Potret Kehidupan Ibukota Ala Mas Boy
- Sukses Akademik dan Kehidupan Nyata
- BlackBerry Ganggu Kehidupan Seksual
- Bantuan Bibit Kehidupan SBS Meluas






