KARANGANYAR—Musibah kecelakan air belum beranjak menghantui masyarakat Karanganyar. Kali ini musibah kecelakaan air ini mengakibatkan dua balita tewas di dua sungai berbeda di wilayah Karanganyar, Selasa (9/3).
Korban masing-masing bernama Agustina Fitriyani (6 bulan) tewas setelah hanyut di Sungai Simpar yang melintas di Dusun Dengkeng, Desa Toh Kuning, Karangpandan. Sementara, orok bayi yang diperkirakan berumur dua hari ditemukan tidak bernyawa di saluran air dekat Masjid Al Hidayah, Dusun Tromoyo, Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun Joglosemar, peristiwa mengenaskan yang menimpa Agustina Fitriyani terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Kejadian bermula saat korban yang digendong ibunya, Sutarmi (40) bersama suaminya, Suparso (41) yang beralamat di Dayu RT 1 RW 4, Karangpandan berniat ke Toh Kuning.
Untuk mencapai rumah neneknya, mereka harus melewati Sungai Simpar yang melintas di Dusun Dengkeng, Desa Toh Kuning, Kecamatan Karangpandan. Tidak dinyana, saat melintas di sungai tersebut kedua orangtua korban terpeleset dan terjatuh. Nahasnya, bayi Agustina terlepas dari gendongan ibunya dan terpental jatuh ke aliran Sungai Simpar.
“Kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan bersama aparat Polres Karanganyar, selanjutnya korban langsung kami serahkan kepada keluarganya,” terang Aji Pratama Heru Kristanto, Kabid Perlindungan Masyarakat Kesbangpolinmas Karanganyar.
Sementara di Kecamatan Kerjo tepatnya di saluran air sebelah barat Masjid Al Hidayah, Dusun Tromoyo, Desa Tawangsari, ditemukan sesosok mayat bayi yang diperkirakan baru berumur dua hari oleh warga sekitar pukul 10.30 WIB. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini mempunyai panjang 53 sentimeter dengan berat sekitar 3,5 kg. (tam)
Dua Bayi Tewas di Sungai
Rabu, 10/03/2010 09:00 WIB - tam








