KARANGANYAR—Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar berencana akan segera membangun jembatan darurat di Jembatan Jikut yang putus satu pekan lalu. Namun jembatan darurat yang ditaksir menghabiskan dana sekitar Rp 135 juta ini nantinya baru bisa dilewati kendaraan roda dua saja.
Kepada Joglosemar, Kepala DPU Karanganayar, Didik Joko Bakdono mengungkapkan, pembangunan jembatan darurat ini akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. ”Kami akan segera buat jembatan darurat dengan kerangka besi dengan panjang 20 meter dan lebar dua meter, ya mungkin dalam minggu-minggu ini bisa segera terealisasi,” terangnya.
Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan ini diperkirakan tidak kurang dari Rp 135 juta. ”Ya, sekarang baru proses pengajuan dana ini dulu,” tuturnya sambil memperlihatkan rancang gambar jembatan darurat yang selesai dibuat pihaknya.
Sementara, disinggung soal pembangunan jembatan Jikut secara permanen, Didik belum bisa mengungkapkan secara pasti hal itu bisa dilakukan. Namun ia menghitung untuk membangun jembatan Jikut secara permanen dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5 miliar. Oleh sebab itu untuk mewujudkan pembangunan ini mesti diajukan terlebih dahulu ke APBD.
Kembali ke rencana pembangunan jembatan darurat, pihaknya mengaku jembatan darurat tersebut nantinya hanya bakal bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja. Sebab, jika dipaksakan untuk dilewati kendaraan roda empat ia mengkhawatirkan akan lebih mengganggu lalu lintas transportasi yang melewati jembatan tersebut.
Sementara, untuk jalur transportasi roda empat rencananya pihak DPU dengan Dinas Perhubungan Karanganyar akan segera mencarikan jalur alternatif pengganti jembatan Jikut. ”Kami akan mengadakan survei bersama Dishub di beberapa jembatan di sekitar jembatan Jikut untuk dapat dilewati kendaraan roda empat ini,” ungkap Didik.
Seperti diketahui Jembatan Jikut yang menghubungkan lalu lintas antara kecamatan Karangpandan, Kerjo dan Mojogedang akibat putus pada Selasa (9/3) lalu akibat terjangan deras air sungai di bawahnya. Bahkan putusnya jembatan tersebut sempat menelan korban dengan tewasnya dua remaja yang jatuh saat melintas di jembatan itu. Kondisi jembatan yang masih belum dapat digunakan hingga saat ini, diketahui cukup mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. (tam)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




