KARANGASEM—Majunya pasangan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Wi-Di) dalam Pilkada pada 26 April mendatang dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari pusat. Sementara itu sebagai langkah sosialisasi pasangan Wi-Di telah mengintensifkan kegiatan silaturahmi ke masyarakat.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua Tim Pemenangan Wi-Di, Supriyanto kepada wartawan di Gedung Dewan, Selasa (23/3). Dikatakan, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan ikut turun tangan dalam memenangkan pasangan Wi-Di. “DPP memang mem-back up penuh. Untuk target tentunya ya memenangkan Pilkada,” terang dia.
Dikatakan back up jajaran pusat ini bukan saja akan dilakukan Partai Demokrat, melainkan sekaligus Partai Golkar. Sebab keduanya telah tergabung secara resmi sebagai pengusung pasangan Wi-Di. Padahal, di awal pendaftaran ke KPU pasangan ini hanya diusung Partai Demokrat. Sementara Partai Golkar dan KPPS masih tergabung sebagai partai pendukung.
Optimal
Menurut Supriyanto, kondisi ini cukup menguntungkan bagi pasangan Wi-Di. “Dengan masuknya Golkar sebagai pengusung maka akan ada tanggung jawab dan back up penuh dari DPP Partai Golkar,” terang dia. Ditambahkan jika kondisi ini menjadikan pergerakan mesin politik kedua partai lebih optimal dalam rangka Pilkada.
Lebih lanjut dikatakan, dukungan pusat ini juga terlihat dari masuknya beberapa nama tokoh nasional partai dalam daftar juru kampanye (Jurkam) bagi pasangan Wi-Di. Beberapa nama seperti Andi Malarangeng, Abu Rizal Bakrie, Wiranto, dan sebagainya telah direncanakan sebagai Jurkam. Supriyanto mengatakan, nama-nama itu segera disusulkan ke KPU sebagai daftar Jurkam pascapenetapan calon pada 3 April mendatang.
Sementara itu, mendekati pelaksanaan Pilkada, langkah sosialisasi terus diintensifkan. Menurut Supriyanto jika sebelumnya berbagai kegiatan silaturahmi hanya dilakukan dua kali dalam sehari, sekarang ini mulai ditambah frekuensinya. “Biasanya dijadwalkan dua kali dalam sehari sekarang ditingkatkan menjadi tiga sampai empat kali sehari hingga nanti masuk massa kampanye,” jelasnya.
Diakui Supriyanto, jika silaturahmi yang dilakukan pasangan Wi-Di tidak sekadar sebagai bentuk sosialisasi. Namun demikian, dikatakan, dalam kegiatan ini sekaligus dilakukan penyerapan aspirasi dari masyarakat. “Silaturahmi bukan lagi ke tokoh-tokoh masyarakat saja melainkan langsung kepada masyarakat,” imbuhnya. Dicontohkan pada Selasa (23/3), pasangan Wi-Di melakukan pertemuan dengan 600 orang warga di wilayah Kelurahan Kadipiro. Hal serupa juga akan dilakukan di beberapa wilayah lainnya. (cka)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




